Kisah Tragis Michael Rockefeller, Anak Gubernur New York yang Hilang Misterius di Papua

Minggu, 12 Juni 2022 - 10:22 WIB
loading...
A A A
Hilangnya Michael Clark Rockefeller kontan menghebohkan dunia. Terlebih di AS, hampir seluruh media mengulasnya. Upaya pencarian besar-besaran dilakukan, termasuk melibatkan pasukan terlatih US Army. Misi menyelamatkan Clark itu juga mengerahkan helikopter, pesawat, kapal dan ribuan penduduk lokal. Hasilnya? Dia tak pernah ditemukan.

Di mana Clark? Berbagai teori mengemuka. Dia diduga kuat meninggal karena kelelahan berenang dari laut ke tepi pantai. Namun ada dugaan pula dia dimangsa binatang, entah hiu, buaya atau lainnya saat mencoba mencari pertolongan.

Namun di luar itu, teori yang ramai menyeruak adalah dia diduga kuat tewas dibunuh penduduk setempat dan jasadnya dimakan. Dengan kata lain, ahli waris raksasa industri minyak itu menjadi korban kanibalisme.

Teori ini mengemuka lantaran Otsjanep, wilayah terdekat yang mungkin dapat dicapai Rockefeller ketika mencari pertolongan saat itu masih mempraktikkan kanibalisme.

Carl Hoffman yang menyelidiki hilangnya Clark mengumpulkan kepingan puzzle fakta. Salah satunya memeriksa halaman demi dan halaman laporan, kabel dan surat tentang kasus ini, yang dikirim oleh pemerintah Belanda, misionaris berbahasa Asmat di lapangan, dan otoritas Gereja Katolik, yang sebagian besar tidak pernah dipublikasikan.

"Orang-orang yang telah menjadi peserta kunci dalam penyelidikan itu tetap diam selama 50 tahun, tetapi mereka masih hidup dan akhirnya mau berbicara," ucapnya.

Dari hasil investigasi panjang di Papua itu Hoffman mendengar beberapa cerita tentang orang-orang Otsjanep yang membunuh Rockefeller setelah dia berenang ke pantai. Apapun, hingga saat ini tubuh remaja cerdas itu tak pernah ditemukan. Berdasarkan hukum Amerika, dia dinyatakan meninggal dunia pada 1964.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
Tim Kolaborasi Film...
Tim Kolaborasi Film Pesta Babi Buka Suara setelah Mama Sinta Lapor Polisi
Yorrys Raweyai Soroti...
Yorrys Raweyai Soroti Eksploitasi Hutan di Tanah Papua dan Dorong Pembentukan Pansus
Peristiwa Bersejarah...
Peristiwa Bersejarah 21 Mei 1998, BJ Habibie Ucapkan Sumpah Jabatan Presiden di Istana Merdeka
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Rekomendasi
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved