Prabowo Yakin China dan Amerika Bijaksana Demi Wujudkan Perdamaian Dunia

Sabtu, 11 Juni 2022 - 16:42 WIB
loading...
Prabowo Yakin China...
Menhan Prabowo Subianto meyakini para pemimpin kekuatan besar yaitu China dan Amerika Serikat akan berbijaksana demi perdamaian dunia. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto meyakini para pemimpin kekuatan besar di dunia menyadari adanya tanggung jawab besar di pundak mereka. Prabowo pun meyakini kekuatan besar dunia, yaitu China dan Amerika Serikat (AS) akan berbijaksana demi perdamaian dunia

“Kami yakin bahwa para pemimpin kekuatan besar menyadari tanggung jawab besar di pundak mereka,” kata Menhan Prabowo dalam sesi yang bertemakan “Managing Geopolitical Competition In A Multipolar Region” di forum International Institute for Strategic Studies (IISS) Shangri-La Dialogue 2022 di Singapura, yang dikutip melalui keterangan pers Sabtu (11/6/2022).

Prabowo meyakini bahwa China akan memegang tanggung jawab mereka dengan kebijaksanaan dan kebajikan karena itu merupakan bagian dari ajaran filosofis mereka.

Baca juga: Bertemu Menhan AS, Prabowo Bahas Pentingnya Negara Paman Sam sebagai Mitra Pertahanan

“Kami yakin bahwa para pemimpin China akan memegang tanggung jawab mereka dengan kebijaksanaan dan kebajikan. Karena itu adalah ajaran filosofis mereka. Konfusius, semua filsuf besar China, selalu mengajarkan kita bahwa kekuasaan dan kepemimpinan harus selalu datang dengan kebajikan,” paparnya.

Adapun Amerika Serikat, Prabowo mengatakan Indonesia menghormati Amerika sebagai negara besar yang dihormati karena perjuangannya melawan kolonialisme dan mendukung perjuangan untuk kemerdekaan.

Baca juga: Profil Alex Kawilarang Pendiri Kopassus, Pasukan Elite TNI yang Ditakuti Dunia

“Kami menghormati AS. Sebab AS sebenarnya telah terbukti sebagai kekuatan antikolonial, mereka adalah salah satu koloni pertama Inggris, mereka berjuang melawan kolonialisme. Mereka mendukung perjuangan kami untuk kemerdekaan. Kami tidak melupakan teman-teman kami yang mendukung kami,” sambungnya.

Mantan Danjen Kopassus ini menegaskan, Indonesia sebagai negara yang akan terdampak dengan berbagai tantangan geopolitik dunia, mendukung tatanan internasional berbasis aturan atau rules-based order. Indonesia, sebagai negara dengan politik luar negeri bebas aktif, menghormati kepentingan semua negara dan tidak memihak.

Kemudian, Prabowo menyampaikan pesan kepada Menhan di dunia bahwa Indonesia merupakan negara yang terkena dampak besar dari sentimen negatif persaingan antara negara tetangga. Meski demikian, Indonesia telah memiliki ramuan tersendiri untuk mengatasi gejolak internal akibat dari faktor eksternal, yaitu dengan menciptakan lingkungan yang damai, toleransi antar sesama agama, ras maupun suku.

“Kami telah memutuskan bahwa pengalaman umum kami didominasi, diperbudak, dieksploitasi, memaksa kami sekarang untuk berjuang, untuk menciptakan lingkungan yang damai. Lingkungan persahabatan,” ungkap Prabowo.

Apalagi, Prabowo menambahkan, dalam pengalaman Indonesia selama 40-50 tahun terakhir, Indonesia telah menemukan cara tersendiri, cara-cara Asia dalam menyelesaikan berbagai tantangan dalam geopolitik dunia.

“Dalam pengalaman kami, selama 40 hingga 50 tahun terakhir, kami telah menemukan cara kami sendiri, cara Asia untuk menyelesaikan tantangan ini. Kami memutuskan bahwa pengalaman bersama kami didominasi, diperbudak, dieksploitasi, memaksa kami sekarang untuk berjuang, untuk menciptakan lingkungan yang damai. Lingkungan yang bersahabat,” tandasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Waisak 2026, Menag:...
Waisak 2026, Menag: Dharma Menjaga Perdamaian Dunia
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Rekomendasi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Berita Terkini
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved