Bantuan Corona untuk Tenaga Medis dan Dokter Terus Mengalir

Selasa, 23 Juni 2020 - 17:50 WIB
loading...
Bantuan Corona untuk...
Garda terdepan yakni tenaga medis dan dokter menjadi pihak yang harus mengorbankan banyak hal maupun nyawa untuk mengatasi virus Corona (Covid-19) ini. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Vaksin dari virus Corona (Covid-19) belum juga ditemukan, akibatnya pandemi ini masih terus berkepanjangan dan terus memakan korban. Garda terdepan yakni tenaga medis dan dokter menjadi pihak yang harus mengorbankan banyak hal maupun nyawa untuk mengatasi virus ini.

Bantuan pun banyak mengalir untuk tenaga medis maupun dokter, seperti yang dilakukan PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) berikan ratusan bingkisan, alat kesehatan (alkes) dan baju hazmat yang diserahkan langsung kepada 5 perwakilan Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19.

Bantuan Corona untuk Tenaga Medis dan Dokter Terus Mengalir


Direktur Utama (Dirut) PT JIEP, Landi Rizaldi Mangaweang, mengatakan bantuan yang berasal dari THR Komisaris dan Direksi PT JIEP melalui 5 perwakilan RS yaitu RS Darurat Wisma Atlet, RSPAD Gatot Soebroto, RS PELNI, RSUP Persahabatan, dan RS Pertamina Jaya.

"Untuk kemudian diberikan ke masing-masing tenaga medis yang tengah berjuang melawan Covid-19. Sesuai dengan arahan Menteri BUMN, Bapak Erick Thohir, bahwa THR Komisaris dan Direksi BUMN agar dipergunakan untuk kegiatan-kegiatan atau donasi kemanusiaan terkait penanganan Covid-19," kata Landi Rizaldi di posko satgas BUMN Kawasan Industri Pulogadung, jajaran manajemen PT JIEP memberikan bantuan penanggulangan Covid-19 dari Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2020 Komisaris dan Direksi, Selasa (23/6/2020).

"Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk membantu dan mendukung penuh penanggulangan Covid yang terjadi di tanah air dengan mengalokasikan THR Komisaris dan Direksi PT JIEP dalam bentuk ratusan alat kesehatan diberikan kepada para tenaga kesehatan yang saat ini menjadi garda terdepan dalam menekan angka penyebaran Covid-19," tambahnya.

Corporate Secretary PT JIEP, Purwati menambahkan, bingkisan dan alkes yang diberikan manajemen kepada tenaga medis terdiri dari multivitamin, makanan ringan hingga minuman kesehatan agar stamina dan performa tenaga medis tetap prima dalam menangani pasien Corona.

"Dari THR Komisaris dan Direksi PT JIEP, kami mengkonversikannya menjadi 500 paket bingkisan makanan yang terdiri dari susu 1 liter, makanan ringan, minuman vitamin C, mie instan kemasan, dan biskuit. Selain makanan, kami juga memberikan bantuan berupa alat medis yaitu 400 pcs baju hazmat, masker medis, sarung tangan dan Thermogun. Kami berharap kontribusi dari manajemen PT JIEP dapat dirasakan manfaatnya khususnya bagi tenaga medis di 5 Rumah Sakit rujukan Covid-19 di DKI Jakarta," jelasnya.

Sebagai Informasi tambahan, dalam kesempatan yang sama Satgas Bencana BUMN wilayah DKI Jakarta menerima bantuan dari PT Telkom berupa APD yang akan disalurkan ke beberapa Rumah Sakit di Jakarta yang menerima pasien Covid-19.

Executive Vice President Regional II Jabotabek PT Telkom, Teuku Muda Nanta menyerahkan secara simbolis kepada PT JIEP selaku koordinator Satgas bencana BUMN wilayah DKI Jakarta yang di wakili oleh Direktur Keuangan Arief Adhi Sanjaya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Andrie Yunus Belum Bisa...
Andrie Yunus Belum Bisa Hadiri Persidangan karena Risiko Infeksi
Ketum IDI Prediksi 5-10...
Ketum IDI Prediksi 5-10 Tahun Mendatang Terjadi Pengangguran Intelektual Dokter
4 Dokter Muda Meninggal,...
4 Dokter Muda Meninggal, Legislator PKS Minta Evaluasi Menyeluruh Sistem Internship
4 Dokter Internship...
4 Dokter Internship Meninggal dalam 3 Bulan Terakhir, PDUI Dorong Evaluasi Menyeluruh
Kemenkes Keluarkan Surat...
Kemenkes Keluarkan Surat Edaran Kewaspadaan Campak untuk Tenaga Medis dan Kesehatan, Ini Isinya
Siapa Adam Hamawy? Dokter...
Siapa Adam Hamawy? Dokter Bedah AS yang Pernah Bertugas di Gaza dan Terpiih sebagai Anggota Kongres
Isu Semprot Parfum di...
Isu Semprot Parfum di Leher Sebabkan Kanker dan Tiroid Ternyata Mitos, Ini Kata Dokter
Fokus Haji 2026, dr....
Fokus Haji 2026, dr. Gia Pratama Hentikan Aktivitas Media Sosial Sementara
Rekomendasi
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved