Hasto Hasilkan 4 Sertifikat HAKI dan 13 Karya Tulis Selama Jadi Mahasiswa Doktoral Unhan
Senin, 06 Juni 2022 - 16:06 WIB
loading...
Selain produktif di partai politik sebagai Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto juga melanjutkan kerja positifnya ketika menjadi mahasiswa doktoral Universitas Pertahanan (Unhan). Foto/MPI
A
A
A
SENTUL - Selain produktif di partai politik sebagai Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto juga melanjutkan kerja positifnya ketika menjadi mahasiswa doktoral Universitas Pertahanan (Unhan). Selama menjadi mahasiswa, Hasto setidaknya menghasilkan empat sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) untuk karya-karya tulisnya.
Baru saja pada 2 Juni 2022 lalu, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) mengeluarkan sertifikat HAKI bernomor EC00202233615 untuk karya tulisnya berjudul “Diskursus Pemikiran Geopolitik Soekarno Dan Relevansinya Terhadap Pertahanan Negara”. Baca juga: Sidang Gelar Doktor di Unhan, Ini Kesimpulan dan Rekomendasi yang Disampaikan Hasto
Tiga sertifikat HAKI lainnya uang dimiliki Hasto adalah buku “Suluh Kebangsaan”, buku “Politik Membangun Peradaban”, dan buku “Pengantar Diskursus Geopolitik Soekarno dan Relevansinya terhadap Pertahanan Negara”.
Di luar itu, Hasto menulis 13 karya yang diterbitkan di berbagai jurnal nasional maupun internasional. Penulisan dilakukan bersama para pakar seperti Purnomo Yusgiantoro, Laksdya Amarulla Octavian, dan Letjen TNI (Purn) I Wayan Midhio.
Jurnal itu semisal Journal of Humanities and Social Studies, Historical Studies Journal, Turkish Journal of Computer and Mathematics Education, PalArch's Journal of Archaeology of Egypt/Egyptology, International Journal of Social Science Research and Review, Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal), International Journal Multicultural and Multireligious Understanding, Jurnal Syntax Fusion, Jurnal Ilmu Sosial, Jurnal Central Asia and the Caucasus, Verbum Et Ecclesia Journal, dan European Business Organization Law Review.
Baru saja pada 2 Juni 2022 lalu, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) mengeluarkan sertifikat HAKI bernomor EC00202233615 untuk karya tulisnya berjudul “Diskursus Pemikiran Geopolitik Soekarno Dan Relevansinya Terhadap Pertahanan Negara”. Baca juga: Sidang Gelar Doktor di Unhan, Ini Kesimpulan dan Rekomendasi yang Disampaikan Hasto
Tiga sertifikat HAKI lainnya uang dimiliki Hasto adalah buku “Suluh Kebangsaan”, buku “Politik Membangun Peradaban”, dan buku “Pengantar Diskursus Geopolitik Soekarno dan Relevansinya terhadap Pertahanan Negara”.
Di luar itu, Hasto menulis 13 karya yang diterbitkan di berbagai jurnal nasional maupun internasional. Penulisan dilakukan bersama para pakar seperti Purnomo Yusgiantoro, Laksdya Amarulla Octavian, dan Letjen TNI (Purn) I Wayan Midhio.
Jurnal itu semisal Journal of Humanities and Social Studies, Historical Studies Journal, Turkish Journal of Computer and Mathematics Education, PalArch's Journal of Archaeology of Egypt/Egyptology, International Journal of Social Science Research and Review, Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal), International Journal Multicultural and Multireligious Understanding, Jurnal Syntax Fusion, Jurnal Ilmu Sosial, Jurnal Central Asia and the Caucasus, Verbum Et Ecclesia Journal, dan European Business Organization Law Review.
Lihat Juga :