Rocky Gerung Bakal Pilih Capres yang Dukung Presidential Threshold Nol Persen
Minggu, 05 Juni 2022 - 17:00 WIB
loading...
Rcky Gerung menyerukan gerakan presidential threshold nol persen pada Pemilu 2024. Foto/youtube
A
A
A
JAKARTA - Aktivis dan pengamat politik Rocky Gerung menyerukan gerakan presidential threshold nol persen untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Rocky menolak adanya aturan tersebut karena tidak sesuai dengan kedaulatan rakyat, membatasi warga negara untuk menjadi calon presiden (capres).
"Jadi apa yang mesti kita lakukan sekarang? Kita akan pastikan bahwa kalau 20 persen sebagai peralatan pertama untuk membersihkan politik ada nol persenkan. Kalau itu ditolak, maka betul bahwa kita semua akan jadi anggota P3, Partai People Power," kata Rocky dalam diskusi nasional bertema 'Kedaulatan Rakyat Vs Oligarki dan KKN' yang digelar di Gedung Umat Islam Solo, Jawa Tengah, pada Minggu (5/6/2022) yang ditayangkan akun YouTube FNN TV.
Baca juga: HUT Mega-Bintang, Sejumlah Tokoh Ingin Gabungkan Kekuatan Nasionalis-Islam
Rocky menjelaskan, kedaulatan rakyat dalam konsep demokrasi adalah hak setiap warga negara untuk bisa ikut berkompetisi di garis start yang sama. Hal itu juga berlaku pada kontestasi Pemilu 2024. Pemilu 2024 diminta untuk tidak menerapkan aturan PT 20 persen karena membatasi orang untuk berkompetisi.
"Sekarang garis startnya dibikin 20 persen. Jadi itu yang menyebabkan kenapa kita tidak lega untuk membiarkan politik itu diasuh oleh mereka yang ada di daftar itu sekarang," bebernya.
"Jadi apa yang mesti kita lakukan sekarang? Kita akan pastikan bahwa kalau 20 persen sebagai peralatan pertama untuk membersihkan politik ada nol persenkan. Kalau itu ditolak, maka betul bahwa kita semua akan jadi anggota P3, Partai People Power," kata Rocky dalam diskusi nasional bertema 'Kedaulatan Rakyat Vs Oligarki dan KKN' yang digelar di Gedung Umat Islam Solo, Jawa Tengah, pada Minggu (5/6/2022) yang ditayangkan akun YouTube FNN TV.
Baca juga: HUT Mega-Bintang, Sejumlah Tokoh Ingin Gabungkan Kekuatan Nasionalis-Islam
Rocky menjelaskan, kedaulatan rakyat dalam konsep demokrasi adalah hak setiap warga negara untuk bisa ikut berkompetisi di garis start yang sama. Hal itu juga berlaku pada kontestasi Pemilu 2024. Pemilu 2024 diminta untuk tidak menerapkan aturan PT 20 persen karena membatasi orang untuk berkompetisi.
"Sekarang garis startnya dibikin 20 persen. Jadi itu yang menyebabkan kenapa kita tidak lega untuk membiarkan politik itu diasuh oleh mereka yang ada di daftar itu sekarang," bebernya.
Lihat Juga :