Komnas Haji Ungkap 3 Faktor Penyebab Naiknya Biaya Haji 2022
Selasa, 31 Mei 2022 - 12:16 WIB
loading...
Komnas Haji tetap meminta ada kajian lebih detil dan mendalam megenai angka pengajuan tambahan biaya yang kurang lebih mencapai Rp1,5 triliun. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Komnas Haji dan Umrah Mustolih Siradj menyebutkan setidaknya ada tiga faktor yang menyebabkan kenaikan biaya haji 1443H/2022M. Hal ini telah lama diprediksi terutama dalam penyelenggaraan ibadah haji di masa pandemi Covid-19.
Ketiga faktor tersebut adalah penerapan protokol kesehatan (prokes), perubahan sistem penyelenggaraan haji yang mengedepankan aspek teknologi dan faktor eksternal seperti naiknya biaya avtur dan lain sebagainya.
"Sehingga asumsi-asumsi biaya bisa saja berubah di tengah jalan meleset dari rencana anggara yang sudah disiapkan,"kata Mustolih dalam keterangan tertulis, Selasa,(31/05/2022).
Baca juga: Besok Kemenag Umumkan Biaya Haji 2022
Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini turut merespons usulan Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas untuk penambahan anggaran operasional haji tahun 2022 sebesar Rp1,5 triliun kepada Komisi VIII DPR RI dalam rapat kerja yang digelar Senin (30/5/2022). Menurutnya hal tersebut bukanlah hal yang mengejutkan mengingat penyelenggaraan haji tahun ini sangat dinamis dan fluktuatif perkembangan nya.
Ketiga faktor tersebut adalah penerapan protokol kesehatan (prokes), perubahan sistem penyelenggaraan haji yang mengedepankan aspek teknologi dan faktor eksternal seperti naiknya biaya avtur dan lain sebagainya.
"Sehingga asumsi-asumsi biaya bisa saja berubah di tengah jalan meleset dari rencana anggara yang sudah disiapkan,"kata Mustolih dalam keterangan tertulis, Selasa,(31/05/2022).
Baca juga: Besok Kemenag Umumkan Biaya Haji 2022
Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini turut merespons usulan Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas untuk penambahan anggaran operasional haji tahun 2022 sebesar Rp1,5 triliun kepada Komisi VIII DPR RI dalam rapat kerja yang digelar Senin (30/5/2022). Menurutnya hal tersebut bukanlah hal yang mengejutkan mengingat penyelenggaraan haji tahun ini sangat dinamis dan fluktuatif perkembangan nya.
Lihat Juga :