Pj Gubernur DKI Jakarta Berpeluang Diisi Pejabat Eselon I Kemendagri
Rabu, 25 Mei 2022 - 21:02 WIB
loading...
A
A
A
"Mungkin pandangan dari Kemendagri itu lebih konsern Presiden. Karena Jakarta dengan Presiden itu satu wilayah karena Istana ada di Jakarta pasti punya konsern pertimbangan dari Pak Presiden jelasnya itu lebih utama. Jadi saya kira Mendagri masih mikir-mikir untuk mencalonkan eselon satunya menjadi pejabat DKI Jakarta," jelasnya.
Namun, Soni tidak menutup kemungkinan jika pejabat eselon I dari Kemendagri dapat menduduki kursi Pj Gubernur DKI Jakarta. Jika tidak ada calon yang pas, Presiden Jokowi bisa meminta tolong kepada Mendagri Tito untuk dicarikan eselon I untuk menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta.
"Ya bisa aja, secara bisa saja minta tolong gitu, tapi tidak mungkin inisiatif mulai dari Mendagri nggak mungkin, tapi kalau dari Pak Presiden bisa. Tapi kemungkinan saya pasti pertimbangannya, kalau (pemilihan Pj) gubernur lain Mendagri memiliki pertimbangan yang lebih besar, tapi kalau untuk DKI kayaknya Pak Presiden kemungkinan tidak akan lepas," paparnya.
"Karena apa pun juga yang melekat, di mana kantor beliau ada di Jakarta. Kepentingan itu kita maklumi karena semua mandat yang diberikan kepada gubernur kan mandatnya Presiden," imbuhnya.
Soni juga mengatakan bahwa pemilihan Pj Gubernur DKI Jakarta juga harus cermat. Sosok Pj tersebut, katanya, harus memiliki, memahami, mengenali, dan menjiwai tentang DKI Jakarta khususnya pemerintahan daerah.
Namun, Soni tidak menutup kemungkinan jika pejabat eselon I dari Kemendagri dapat menduduki kursi Pj Gubernur DKI Jakarta. Jika tidak ada calon yang pas, Presiden Jokowi bisa meminta tolong kepada Mendagri Tito untuk dicarikan eselon I untuk menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta.
"Ya bisa aja, secara bisa saja minta tolong gitu, tapi tidak mungkin inisiatif mulai dari Mendagri nggak mungkin, tapi kalau dari Pak Presiden bisa. Tapi kemungkinan saya pasti pertimbangannya, kalau (pemilihan Pj) gubernur lain Mendagri memiliki pertimbangan yang lebih besar, tapi kalau untuk DKI kayaknya Pak Presiden kemungkinan tidak akan lepas," paparnya.
"Karena apa pun juga yang melekat, di mana kantor beliau ada di Jakarta. Kepentingan itu kita maklumi karena semua mandat yang diberikan kepada gubernur kan mandatnya Presiden," imbuhnya.
Soni juga mengatakan bahwa pemilihan Pj Gubernur DKI Jakarta juga harus cermat. Sosok Pj tersebut, katanya, harus memiliki, memahami, mengenali, dan menjiwai tentang DKI Jakarta khususnya pemerintahan daerah.
Lihat Juga :