Latar Belakang Terjadinya Peristiwa Rengasdengklok

Rabu, 25 Mei 2022 - 05:30 WIB
loading...
A A A
Kurator Museum Perumusan Naskah Proklamasi (Munasprok) Jaka Perbawa mengatakan, pada saat itu kalangan pemuda terdepan dalam hal mendapatkan informasi terkait kekalahan Jepang dari Sekutu. "Golongan pemuda kala itu terbagi dua. Pertama yang mempersiapkan Rengasdengklok dan Lapangan Ikada, ini bisa disebut 'tim percepatan'. Satunya lagi tim yang meredam cita-cita golongan tua, menggagalkan sidang PPKI, dan meyakinkan golongan tua bahwa kita harus merdeka dengan cara kita sendiri agar tidak ada anggapan Indonesia merdeka sebagai hadiah dari Jepang," ujar Jaka kepada SINDOnews, Selasa (24/5/2022).

Di Rengasdengklok, Soekarno dan Hatta tetap didesak untuk segera memproklamirkan kemerdekaan. Soekarno kukuh menolak. Achmad Soebarjo, yang mengetahui Soekarno diculik oleh golongan muda, berusaha untuk menyelesaikan masalah.

Hingga akhirnya terjadi negosiasi antara golongan muda dan golongan tua. Negosiasi ini menghasilkan bahwa proklamasi kemerdekaan harus dilaksanakan di Jakarta. Achmad Soebarjo meminta golongan muda untuk segera membawa Soekarno dan Hatta kembali ke Jakarta. Sebagai gantinya, Achmad Soebarjo menjanjikan agar segera memproklamirkan proklamasi kemerdekaan Indonesia tanpa pengaruh Jepang.

Kesepakatan tersebut membuat Yusuf Kunto dan Achmad Soebardjo berangkat ke Rengasdengklok guna menjemput Soekarno dan Hatta pulang ke Jakarta. Pada malam harinya, rombongan sampai di Jakarta. Soekarno dan Hatta diantar ke rumah Laksamana Maeda di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, yang sekarang merupakan Gedung Perumusan Naskah Proklamasi

Kediaman Laksamana Maeda ini digunakan sebagai tempat untuk membuat naskah Proklamasi Indonesia. Naskah Proklamasi tersebut dirumuskan oleh Soekarno, Hatta, dan Achmad Soebardjo.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Prabowo: Bung Karno...
Prabowo: Bung Karno Bukan Milik Satu Partai
Strategi Politik Dua...
Strategi Politik Dua Kaki Indonesia dan Perang Pola Pikir ala Kolonialisasi Modern
Cucu Soekarno Bicara...
Cucu Soekarno Bicara Demokrasi Seharusnya Mengoreksi, Bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara
Cucu Soekarno Tegaskan...
Cucu Soekarno Tegaskan Setia ke Prabowo dan Gerindra
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Sinopsis dan Link Nonton...
Sinopsis dan Link Nonton Film Soekarno di VISION+: Hidupkan Api Perjuangan Sang Proklamator!
10 Pahlawan Nasional...
10 Pahlawan Nasional yang Diabadikan Jadi Nama Kampus di Indonesia
Rekomendasi
Berbagi Kebahagiaan,...
Berbagi Kebahagiaan, Komunitas Pajero One Santuni Puluhan Anak Yatim
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Kanada vs Maroko: Mampukah...
Kanada vs Maroko: Mampukah The Canucks Akhiri Kutukan?
Berita Terkini
TikTok PHK Massal Karyawan...
TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Minta Satgas Mitigasi PHK Turun Tangan
Bukan Soal Gugatan Ditolak,...
Bukan Soal Gugatan Ditolak, Dharma Pongrekun: Perjuangan Saya Memastikan Kekuasaan Tetap Dibatasi Konstitusi
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Pakar Hukum Sebut Kasus...
Pakar Hukum Sebut Kasus Roy Suryo Tidak Memenuhi Syarat Deponering
Kapolri Lantik Kakorlantas...
Kapolri Lantik Kakorlantas Baru dan 6 Kapolda, Ini Daftarnya
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Peristiwa Politik Nasional yang Menggemparkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved