Jelang Pilkada, Copot Calon Incumbent dari Ketua Gugus Tugas Daerah

Senin, 22 Juni 2020 - 16:46 WIB
loading...
Jelang Pilkada, Copot...
Calon kepala daerah incumbent atau petahana banyak diuntungkan dalam persiapan pilkada karena juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di daerah. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Calon kepala daerah incumbent atau petahana banyak diuntungkan dalam persiapan pilkada karena juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di daerah. Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera meminta agar calon kepala daerah incumbent ini dicopot dari jabatannya sebagai Ketua Gugus Tugas Covid-19 Daerah.

"Ada banyak kepala daerah maju lagi, mereka jadi kepala Gugus Tugas Daerah, saya meminta kepala daerah incumbent dicopot jadi kepala Gugus Tugas," pinta Mardani dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (22/6/2020).

Dalam rapat tersebut, Mardani juga meminta agar Bawaslu mengingatkan seluruh jajarannya di daerah untuk meningkatkan kualitas pengawasan. Ia pun meminta kepada Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kemendagri membuat surat edaran ke semua daerah agar kepala daerah berlaku secara benar dan tidak memanfaatkan sumbangan untuk kepentingan politik. (Baca juga: Pilkada 2020, Jari Tak Lagi Dicelup ke Tinta tapi Ditetes ).

"Ini tanggung jawab Kemendagri sebagai pembina moral kepala daerah, jangan sampai kepala daerah memanfaatkan jabatan dan wewenang untuk kepentingan politik," tegasnya.

Selain itu, Ketua DPP PKS ini juga meminta kepada Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri untuk membuat surat edara kepada seluruh perangkat daerah membantu KPU dan Bawaslu karena ada banyak kesulitan teknis.

"Problem terbesar di pemilu adalah penggunaan ASN oleh kepala daerah, sudah adakah surat edaran dari KemenPAN RB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) agar menghadapi pilkada dengan ditegaskan ancaman bagi eselon I, ASN bagi politisasi pilkada," tegasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Putusan MK, Irman...
Usai Putusan MK, Irman Gusman: Saatnya Akhiri Debat Prosedural, Fokus pada Kualitas Demokrasi Daerah
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
Survei Puspoll Indonesia:...
Survei Puspoll Indonesia: Lebih dari 80 Persen Masyarakat Dukung Pilkada Langsung
MK Diminta Larang Keluarga...
MK Diminta Larang Keluarga Presiden dan Wapres Ikut Pilpres, PKS: Bagus juga untuk Pilkada
Wacana Pilkada lewat...
Wacana Pilkada lewat DPRD, Pengamat: Akibat Biaya Politik Tinggi
Tahapan Pemilu 2029...
Tahapan Pemilu 2029 Dimulai Tahun Depan, DPR Targetkan RUU Pilkada Rampung 2026
Demo Rusuh Guncang Georgia,...
Demo Rusuh Guncang Georgia, Massa Serbu Istana Presiden
Partai Perindo Papua...
Partai Perindo Papua Selatan Apresiasi MK Tolak Gugatan Hasil PSU Pilkada, Hendrikus Mahuze: Mari Bersama Bangun Boven Digoel!
Ketua KPU Banten Sebut...
Ketua KPU Banten Sebut Penerapan Open Government Data Dukung Pemilu Berkualitas
Rekomendasi
Trisno Pas Band Abaikan...
Trisno Pas Band Abaikan Kaki Bengkak sebelum Divonis Gagal Ginjal Kronis
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Berita Terkini
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas soal Kopdes Merah Putih, Gibran Duduk di Sebelah Kirinya
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved