Muhaimin Kumpulkan Ulama dan Habaib, Ketum PBNU: Monggo
Senin, 23 Mei 2022 - 12:39 WIB
loading...
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf tak mempermasalahkan pengumpulan ulama dan habaib oleh Ketum PKB Muhaimin Iskandar. FOTO/MPI/WIDYA MICHELLA
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ) KH Yahya Cholil Staquf menanggapi dengan santai pengumpulan ribuan ulama dan habaib oleh Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar dalam Doa Bersama untuk Perdamaian Dunia di Kota Surabaya, Jawa Timur, Minggu (22/05/2022). Dia mempersoalkan langkah Gus Muhaimin tersebut.
"Monggo, nanti kan sebentar lagi panglima juga akan mengumpulkan ulama," kata Gus Yahya usai menerima kunjungan Panglima TNI Andika Perkasa di kantor PBNU, Jakarta, Senin (23/05/2022).
Untuk diketahui, Gus Muhaimin menggelar Doa Bersama untuk Perdamaian Dunia bersama dengan ribuan ulama dan habaib di Kota Surabaya. Acara tersebut digelar tiga hari setelah Gus Yahya mengunjungi sejumlah kiai dan pondok pesantren di Jawa Timur pada Rabu (18/05/2022).
Baca juga: Ulama dan Habaib Doakan Muhaimin Presiden 2024
Menurut Gus Muhaimin, saat ini banyak permasalahan yang terjadi di berbagai belahan dunia. Selain pandemi Covid-19 yang belum sepenuhnya sirna, konflik juga terjadi di berbagai negara misalnya perang antara Rusia dan Ukraina.
"Monggo, nanti kan sebentar lagi panglima juga akan mengumpulkan ulama," kata Gus Yahya usai menerima kunjungan Panglima TNI Andika Perkasa di kantor PBNU, Jakarta, Senin (23/05/2022).
Untuk diketahui, Gus Muhaimin menggelar Doa Bersama untuk Perdamaian Dunia bersama dengan ribuan ulama dan habaib di Kota Surabaya. Acara tersebut digelar tiga hari setelah Gus Yahya mengunjungi sejumlah kiai dan pondok pesantren di Jawa Timur pada Rabu (18/05/2022).
Baca juga: Ulama dan Habaib Doakan Muhaimin Presiden 2024
Menurut Gus Muhaimin, saat ini banyak permasalahan yang terjadi di berbagai belahan dunia. Selain pandemi Covid-19 yang belum sepenuhnya sirna, konflik juga terjadi di berbagai negara misalnya perang antara Rusia dan Ukraina.
Lihat Juga :