Semasa Hidup, Achmad Yurianto Pernah Dijuluki Pembawa Berita Kematian
Sabtu, 21 Mei 2022 - 20:33 WIB
loading...
A
A
A
“Yang selalu dilihat pada potongan 5 menit terakhir bahwa Achmad Yurianto adalah pembawa berita kematian,” ucap Yuri disambut tawa orang-orang yang hadir dalam diskusi tersebut.
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) itu pun mencari cara agar masyarakat lebih mendengar edukasi ketimbang data-data itu dengan menyelipkan edukasi di tengah-tengah pengumuman data terbaru kasus Covid-19. Sayangnya, data itu disorot lagi saat ia memotong sesi data itu.
“Yang saya akali tidak dipotong-potong, data-data itu saya tambahi nilai edukasi. Begitu saya potong lagi itu dirangkai lagi,” terangnya dibalas gelak tawa.
Karena itu, Yuri berterima kasih karena dijuluki sebagai pembawa berita kematian. Dan keadaan berubah saat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkomifo) menunjuk dr. Reisa Broto Asmoro sebagai jubir mendampinginya, pandangan publik berubah seketika bahwa Covid-19 tidak lagi menakutkan. Baca juga: Mantan Jubir Covid-19 Achmad Yurianto Meninggal Dunia Akibat Kanker Usus
“Begitu partner saya yang ditunjuk Kemenkominfo muncul, dokter Reisa yang memberikan informasi, baru berubah pandangan bahwa covid tidak menakutkan lagi. Tidak menakutkan lagi pokoknya, yang baca Covid maksudnya,” ungkap Yuri lalu dibalas tawa kembali.
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) itu pun mencari cara agar masyarakat lebih mendengar edukasi ketimbang data-data itu dengan menyelipkan edukasi di tengah-tengah pengumuman data terbaru kasus Covid-19. Sayangnya, data itu disorot lagi saat ia memotong sesi data itu.
“Yang saya akali tidak dipotong-potong, data-data itu saya tambahi nilai edukasi. Begitu saya potong lagi itu dirangkai lagi,” terangnya dibalas gelak tawa.
Karena itu, Yuri berterima kasih karena dijuluki sebagai pembawa berita kematian. Dan keadaan berubah saat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkomifo) menunjuk dr. Reisa Broto Asmoro sebagai jubir mendampinginya, pandangan publik berubah seketika bahwa Covid-19 tidak lagi menakutkan. Baca juga: Mantan Jubir Covid-19 Achmad Yurianto Meninggal Dunia Akibat Kanker Usus
“Begitu partner saya yang ditunjuk Kemenkominfo muncul, dokter Reisa yang memberikan informasi, baru berubah pandangan bahwa covid tidak menakutkan lagi. Tidak menakutkan lagi pokoknya, yang baca Covid maksudnya,” ungkap Yuri lalu dibalas tawa kembali.
(kri)
Lihat Juga :