PA 212 Tuntut Singapura Minta Maaf karena Tolak Ustaz Abdul Somad

Kamis, 19 Mei 2022 - 08:21 WIB
loading...
PA 212 Tuntut Singapura...
Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin mendesak Singapura meminta maaf atas penolakan mereka terhadap Ustaz Abdul Somad. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wasekjen Persaudaraan Alumni 212 Novel Bamukmin menilai alasan Pemerintah Singapura menolak Ustaz Abdul Somad (UAS) mengada-ada. Tuduhan bahwa dai kondang tersebut menyebarkan ajaran ekstremisme tiidak berdasar.

Karena itu, Novel menuntut agar Kedubes Singapura sebagai perwakilan Pemerintah Singapura meminta maaf kepada masyarakat Indonesia, khususnya umat Islam.

"Singapura harus meminta maaf pda umat Islam Indonesia kalau tidak juga kami akan meminta pemerintah Indonesia segera putuskan hubungan diplomatik dan kepada rakyat Indonesia untuk memboikot produk Singapore serta untuk tidak ke Singapore," ujarnya pada wartawan, Kamis (19/5/2022).

Baca juga: Ustaz Abdul Somad Ditolak, PA 212 Desak DPR Panggil Dubes Singapura

Menurutnya, PA 212 bisa saja turun ke jalanan melakukan aksi damai di Kedubes Singapura guna memberikan peringatan pada Singapura untuk tidak coba-coba menghinakan ulama Indonesia. Pasalnya, pendeportasian UAS itu dilakukan Singapura dengan alasan yang mengada-ada.



"Negara Indonesia harus hadir, khusus Kemenlu untuk memberikan peringatan kepada Singapore karena selama siapa saja yang berada di Singapura selama menjadi WNI wajib mendapat perlindungan dari pemerintah negara Indonesia," tuturnya.

Dia menambahkan, perlindungan WNI yang ada di negara lain, termasuk Singapura itu termaktub dalam undang-undang nomor 37 tahun 1999. Apalagi, persoalan yang menimpa UAS itu merupakan masalah yang sensitif sehingga manakala tidak ada upaya pemerintah untuk hadir membela warganya, patut diduga ada pemufakatan busuk di dalamnya.

Pemerintah Singapura sendiri telah memberikan penjelasan terkait penolakan terhadap UAS. Rombongan sang dai ditolak masuk setelah wawancara keimigrasian di Pelabuhan Tanah Merah. Singapura berdalih Ustaz Abdul Somad menyebarkan ajaran ekstremis dan segregasi.

Pemerintah Singapura juga mempersoalkan pernyataan yang diklaim sebagai materi ceramah UAS, bahwa bom bunuh diri dalam konteks konflik Israel-Palestina adalah sah dan syahid. Penyebutan non-muslim sebagai kafir juga dipersoalkan pemerintah Singapura.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
Singapura Sampaikan...
Singapura Sampaikan Terima Kasih ke Indonesia Atas Operasi SAR di Gunung Dukono
Belajar dari Singapura,...
Belajar dari Singapura, Sinergi 3 Pilar Ini Penting untuk Membangun Indonesia
Suryopratomo Ungkap...
Suryopratomo Ungkap Perbedaan Pejabat Singapura dengan Indonesia: Kita Cenderung Feodal
Suryopratomo Ungkap...
Suryopratomo Ungkap Pejabat di Singapura Tidak Boleh Hidup Lebih Mewah dari Rakyatnya
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Bukit Peramun Bidik...
Bukit Peramun Bidik Pasar Wisatawan Singapura dan Malaysia
Rekomendasi
10 Fakta Menarik Grup...
10 Fakta Menarik Grup B Piala Dunia 2026: Ada Alajbegovic Sang Pencetak Gol Jarak Jauh Termuda
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
10 Fakta Menarik Grup...
10 Fakta Menarik Grup C Piala Dunia 2026: Maroko Ukir Sejarah, Vinicius Sentuh Rekor 3 Legenda Brasil
Berita Terkini
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Hari Ini
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved