MUI: Sholat Berjamaah di Masjid Tidak Perlu Lagi Pakai Masker
Selasa, 17 Mei 2022 - 19:39 WIB
loading...
Ketua MUI Bidang Fatwa KH Asrorun Niam mengatakan kini sholat berjamaah tidak perlu lagi menggunakan masker.Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, KH Asrorun Niam mengatakan kini sholat berjamaah tidak perlu lagi menggunakan masker. Hal ini sebagai tindak lanjut atas kebijakan pemerintah yang melonggarkan kebijakan memakai masker.
"Seiring dengan pelonggaran protokol kesehatan yang kembali ditetapkan pemerintah, maka pelaksanaan sholat bagi masyarakat muslim yang sehat sudah tidak memakai masker lagi. Dan usai sholat, jika berada di ruang publik, perlu menyesuaikan,"kata Niam dalam keterangan resminya, Selasa, (17/5/2022).
Niam menyampaikan bagi masjid dan musala yang sebelumnya melipat karpet guna mencegah penularan Covid-19. Kini mereka dapat kembali menggelar karpet serta sajadah untuk kenyamanan dan kekhusyukan beribadah.
Baca juga: Breaking News, Jokowi Perbolehkan Masyarakat Tak Pakai Masker
Meski begitu, dirinya mengingatkan masyarakat tetap harus waspada menjaga kesehatan. Misalnya jika ada indikasi kurang sehat, sebaiknya jamaah dapat istirahat dan memeriksakan diri agar cepat memperoleh penanganan.
"Mencegah lebih bagus sebagai wujud ikhtiar untuk terus menekan potensi peredaran sekecil apa pun. Karena kita lihat bahwa wabah belum sepenuhnya hilang, seperti kasus di Korea baru-baru ini," kata dia.
Baca juga: Jokowi: Di Dalam Ruangan dan Transportasi Publik Tetap Gunakan Masker
"Seiring dengan pelonggaran protokol kesehatan yang kembali ditetapkan pemerintah, maka pelaksanaan sholat bagi masyarakat muslim yang sehat sudah tidak memakai masker lagi. Dan usai sholat, jika berada di ruang publik, perlu menyesuaikan,"kata Niam dalam keterangan resminya, Selasa, (17/5/2022).
Niam menyampaikan bagi masjid dan musala yang sebelumnya melipat karpet guna mencegah penularan Covid-19. Kini mereka dapat kembali menggelar karpet serta sajadah untuk kenyamanan dan kekhusyukan beribadah.
Baca juga: Breaking News, Jokowi Perbolehkan Masyarakat Tak Pakai Masker
Meski begitu, dirinya mengingatkan masyarakat tetap harus waspada menjaga kesehatan. Misalnya jika ada indikasi kurang sehat, sebaiknya jamaah dapat istirahat dan memeriksakan diri agar cepat memperoleh penanganan.
"Mencegah lebih bagus sebagai wujud ikhtiar untuk terus menekan potensi peredaran sekecil apa pun. Karena kita lihat bahwa wabah belum sepenuhnya hilang, seperti kasus di Korea baru-baru ini," kata dia.
Baca juga: Jokowi: Di Dalam Ruangan dan Transportasi Publik Tetap Gunakan Masker
Lihat Juga :