Puan Maharani: Gotong Royong Publik Kunci Keberhasilan Hadapi Pandemi Covid-19
Selasa, 17 Mei 2022 - 17:52 WIB
loading...
Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan, gotong royong kunci keberhasilan menghadapi pandemi Covid-19. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan, gotong royong seluruh pihak selama ini adalah kunci keberhasilan dalam menangani pandemi Covid-19. Akibat kerja keras berbagai pihak, maka kasus penularan Covid-19 bisa ditekan dan umat muslim pun akhirnya bisa merayakan Idul Fitri 1443 H meski secara terbatas.
Hal itu disampaikan dalam pidato Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan V pada Selasa (17/5/2022). "Kerja bersama, gotong royong, yang telah kita lakukan memberikan dampak positif yang memperlihatkan kasus Covid-19 yang terus mengalami tren penurunan, vaksinasi yang terus meningkat, dan kegiatan sosial serta ekonomi masyarakat mulai kembali pulih secara bertahap. Inilah kekuatan nasional kita, kebersamaan seluruh anak bangsa dan komponen bangsa, yang dipersatukan dalam semangat gotong royong menghadapi Pandemi Covid-19," katanya.
Dengan perkembangan situasi pandemi Covid-19 saat ini dan penanganan dampak yang semakin kondusif, Puan berharap 2023 mendatang pemulihan sosial dan ekonomi sudah akan semakin baik. "Ancaman pandemi Covid-19 pun diharapkan telah berkurang, walaupun tetap perlu di antisipasi," kata politisi PDI-P ini.
Baca juga: Breaking News, Jokowi Perbolehkan Masyarakat Tak Pakai Masker
Puan menambahkan, Tahun Anggaran 2023 merupakan APBN yang akan diselenggarakan dalam konsolidasi fiskal, di mana batas defisit kembali menjadi maksimum 3% dari PDB. Selama ini relaksasi defisit yang melebar digunakan untuk menanganai dampak pandemi Covid-19, yaitu tekanan penerimaan yang turun tajam akibat terhentinya sebagian besar kegiatan ekonomi nasional dan global. Selain itu juga untuk penanganan kesehatan, perlindungan sosial, dan pemulihan ekonomi nasional.
Hal itu disampaikan dalam pidato Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan V pada Selasa (17/5/2022). "Kerja bersama, gotong royong, yang telah kita lakukan memberikan dampak positif yang memperlihatkan kasus Covid-19 yang terus mengalami tren penurunan, vaksinasi yang terus meningkat, dan kegiatan sosial serta ekonomi masyarakat mulai kembali pulih secara bertahap. Inilah kekuatan nasional kita, kebersamaan seluruh anak bangsa dan komponen bangsa, yang dipersatukan dalam semangat gotong royong menghadapi Pandemi Covid-19," katanya.
Dengan perkembangan situasi pandemi Covid-19 saat ini dan penanganan dampak yang semakin kondusif, Puan berharap 2023 mendatang pemulihan sosial dan ekonomi sudah akan semakin baik. "Ancaman pandemi Covid-19 pun diharapkan telah berkurang, walaupun tetap perlu di antisipasi," kata politisi PDI-P ini.
Baca juga: Breaking News, Jokowi Perbolehkan Masyarakat Tak Pakai Masker
Puan menambahkan, Tahun Anggaran 2023 merupakan APBN yang akan diselenggarakan dalam konsolidasi fiskal, di mana batas defisit kembali menjadi maksimum 3% dari PDB. Selama ini relaksasi defisit yang melebar digunakan untuk menanganai dampak pandemi Covid-19, yaitu tekanan penerimaan yang turun tajam akibat terhentinya sebagian besar kegiatan ekonomi nasional dan global. Selain itu juga untuk penanganan kesehatan, perlindungan sosial, dan pemulihan ekonomi nasional.
Lihat Juga :