Ditempa Sejarah dan Waktu Sejak Remaja, Puan Dinilai Penuhi Kriteria Pemimpin

Minggu, 15 Mei 2022 - 20:41 WIB
loading...
Ditempa Sejarah dan...
Ketua DPR Puan Maharani memenuhi kriteria seorang pemimpin. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Anggota DPR dari Fraksi PDI-P Masinton Pasaribu menilai Puan Maharani memenuhi kriteria seorang pemimpin. Sebab, putri Megawati Soekarnoputri itu sudah ditempa sejarah sejak usia masih belia.

"Beliau ditempa sejarah dan waktu. Dia dari muda sudah diajak oleh ibundanya Megawati Soekarnoputri dan almarhum ayahandanya Taufiq Kiemas ketika zaman Orde Baru," kata Masinton kepada wartawan, Minggu (15/5/2022).

"Beliau dari sekolah sudah diajak. Kemudian dia juga lulus di perguruan tinggi yang lumayan, bukan karena fasilitas. Waktu itu kan siapa sih yang mau fasilitasi keluarga Bung Karno," tutur Masinton.



Saat mencalonkan diri sebagai anggota DPR untuk pertama kalinya pada 2009, Puan juga berhasil mendapatkan suara terbanyak. Puan yang saat itu maju melalui daerah pemilihan dapil Jawa Tengah 5 (meliputi Surakarta, Sukoharjo, Klaten, dan Boyolali) memenangkan 242.504 suara, terbanyak kedua secara nasional.

"Itu tentunya hasil kerja keras. Bahwa dia cucu Bung Karno dan putri Bu Mega, iya. Tapi dia dipersiapkan, dikader dan mengkader dirinya untuk memimpin masyarakat," kata Masinton.

Tiga tahun di Senayan, Puan terpilih sebagai Ketua Fraksi PDI-P. Menurut Masinton, Puan dapat memimpin fraksi yang saat itu menjadi oposisi dengan sangat baik. "Ketika dia ketua fraksi beliau mampu memimpin dan mengorkestrasi sikap oposisi. Itu tidak mudah," kata Masinton.

Baca juga: Cerita Puan Maharani Soal Kisah Bung Karno Lolos dari Upaya Pembunuhan

Selanjutnya pada 2014, Puan kembali maju dalam pemilu legislatif dan lagi-lagi meraih suara terbanyak kedua. Namun Puan melepas kursinya di DPR karena dipilih Presiden Joko Widodo untuk menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Puan dapat berkinerja baik dan dipertahankan oleh Jokowi-Jusuf Kalla sampai masa jabatan mereka berakhir pada 2019.

"Jadi menko, yang membawahi 8 sampai 9 kementerian tentu itu luar biasa," kata Masinton.

Setelah masa jabatan Jokowi berakhir, Puan kembali terpilih sebagai caleg dengan suara terbanyak. Ia pun kembali ke Senayan dan kali ini terpilih sebagai Ketua DPR. Tak hanya memimpin satu fraksi, tapi kini Puan menjadi pemimpin bagi 575 anggota DPR.

"Dan yang dipimpin itu elite-elite di republik ini. Ada ketua umum partai, petinggi-petinggi partai. Apalagi anggota DPR itu ideologinya berbeda beda, tapi beliau mampu memimpin itu," kata Masinton.

Dengan rekam jejak itu, Masinton meyakini Puan bisa sukses mencalonkan diri dan terpilih sebagai Presiden RI pada 2024.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Dasco Pimpin Safari DPR ke Parpol Nonparlemen Minta Masukan RUU Pemilu
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
Rekomendasi
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Kontroversi Warnai Laga...
Kontroversi Warnai Laga Perdana Babak 32 Besar, Pakar Wasit Sebut Kanada Seharusnya Dapat Penalti
Berita Terkini
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah...
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
Hasil Survei: 83,1%...
Hasil Survei: 83,1% Publik Yakin UU Polri Bawa Perubahan Terhadap Kinerja Kepolisian
Prabowo Ungkap Kunci...
Prabowo Ungkap Kunci Negara Sukses: Berani Akui Kekurangan hingga Cari Solusi
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Namanya
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved