IBSW Apresiasi Moeldoko Jembatani Pengembangan Talenta Digital Nasional
Kamis, 12 Mei 2022 - 15:18 WIB
loading...
A
A
A
"Upaya sungguh-sungguh itu kini sudah memunculkan terbentuknya sekitar 60 ribu talenta digital. Itu harus kita apresiasi bersama karena benar-benar efektif, dengan melibatkan peran swasta secara penuh," tambahnya.
Nova menunjukkan, bukti kesungguhan pemerintah yang dimotori KSP Moeldoko tersebut, yakni dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Huawei Indonesia pada Oktober 2020. Salah satu isinya berkaitan dengan pengembangan 100 ribu talenta digital di Indonesia.
"Saat itu KSP Moeldoko mengingatkan pentingnya kerja sama antara pemerintah dengan pihak swasta, seperti Huawei Indonesia, mengingat kebutuhan Indonesia hingga tahun 2030 akan sekitar sembilan juta SDM mumpuni yang menguasai teknologi digital terdepan," ungkap Nova.
Direktur Eksekutif IBSW itu bahkan masih mengingat jelas bagaimana Moeldoko merinci kebutuhan SDM Indonesia yang menguasai sepenuhnya teknologi masa depan seperti cloud, kecerdasan artifisial (AI), analitik big data, 5G hingga IoT.
Kerja sama dengan Huawei pun menurut Nova benar-benar tepat, mengingat perusahaan swasta tersebut bersama the ASEAN Foundation telah membentuk ASEAN Academy Indonesia yang aktif menggelar berbagai pelatihan, seminar, studi banding, sertifikasi, hingga kompetisi yang dirancang memperkaya wawasan, memperdalam pemahaman, serta meningkatkan penguasaan terhadap teknologi-teknologi terdepan.
Seperti diketahui, pada Selasa (10/5/2022) KSP Moeldoko menindaklanjuti MoU dengan Huawei tersebut dengan, antara lain, melakukan kunjungan ke Kantor Pusat Huawei Indonesia di Jakarta.
Nova menunjukkan, bukti kesungguhan pemerintah yang dimotori KSP Moeldoko tersebut, yakni dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Huawei Indonesia pada Oktober 2020. Salah satu isinya berkaitan dengan pengembangan 100 ribu talenta digital di Indonesia.
"Saat itu KSP Moeldoko mengingatkan pentingnya kerja sama antara pemerintah dengan pihak swasta, seperti Huawei Indonesia, mengingat kebutuhan Indonesia hingga tahun 2030 akan sekitar sembilan juta SDM mumpuni yang menguasai teknologi digital terdepan," ungkap Nova.
Direktur Eksekutif IBSW itu bahkan masih mengingat jelas bagaimana Moeldoko merinci kebutuhan SDM Indonesia yang menguasai sepenuhnya teknologi masa depan seperti cloud, kecerdasan artifisial (AI), analitik big data, 5G hingga IoT.
Kerja sama dengan Huawei pun menurut Nova benar-benar tepat, mengingat perusahaan swasta tersebut bersama the ASEAN Foundation telah membentuk ASEAN Academy Indonesia yang aktif menggelar berbagai pelatihan, seminar, studi banding, sertifikasi, hingga kompetisi yang dirancang memperkaya wawasan, memperdalam pemahaman, serta meningkatkan penguasaan terhadap teknologi-teknologi terdepan.
Seperti diketahui, pada Selasa (10/5/2022) KSP Moeldoko menindaklanjuti MoU dengan Huawei tersebut dengan, antara lain, melakukan kunjungan ke Kantor Pusat Huawei Indonesia di Jakarta.
Lihat Juga :