Berkas Indra Kenz Dikembalikan, Jaksa Berikan Petunjuk untuk Penyidik Bareskrim
Kamis, 12 Mei 2022 - 16:29 WIB
loading...
Tim jaksa peneliti mengembalikan berkas penyidikan Indra Kenz untuk dilengkapi penyidik Bareskrim. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kejaksaan Agung ( Kejagung ) mengembalikan berkas penyidikan Indra Kesuma alias Indra Kenz, tersangka kasus penipuan lewat robot trading Binomo. Jaksa memberikan sejulah petunjuk untuk menyempurnakan berkas penyidikan tersebut.
"Mengembalikan berkas perkara dalam dugaan tindak pidana judi online dan atau penyebaran berita bohong (hoaks) melalui media elektronik dan atau penipuan/perbuatan curang dan atau Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) atas nama tersangka IK kepada Dit Tipideksus Bareskrim Polri," kata Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana kepada wartawan, Jakarta, Kamis (12/5/2022).
Baca juga: Kejagung Teliti Berkas Perkara Indra Kenz
Ketut menjelaskan, setelah menerima berkas perkara, tim Jaksa Peneliti (P.16) berpendapat bahwa berkas perkara atas nama tersangka IK belum lengkap secara formil dan materiil sebagaimana diatur dalam KUHAP prapenuntutan ini diatur dalam Pasal 14 huruf b
Pasal 14 huruf B erbunyi, "Penuntut umum mempunyai wewenang mengadakan prapenuntutan apabila ada kekurangan pada penyidikan dengan memperhatikan ketentuan Pasal 110 ayat (3) dan ayat (4) dengan memberi petunjuk dalam rangka penyempurnaan penyidikan dari penyidik".
"Mengembalikan berkas perkara dalam dugaan tindak pidana judi online dan atau penyebaran berita bohong (hoaks) melalui media elektronik dan atau penipuan/perbuatan curang dan atau Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) atas nama tersangka IK kepada Dit Tipideksus Bareskrim Polri," kata Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana kepada wartawan, Jakarta, Kamis (12/5/2022).
Baca juga: Kejagung Teliti Berkas Perkara Indra Kenz
Ketut menjelaskan, setelah menerima berkas perkara, tim Jaksa Peneliti (P.16) berpendapat bahwa berkas perkara atas nama tersangka IK belum lengkap secara formil dan materiil sebagaimana diatur dalam KUHAP prapenuntutan ini diatur dalam Pasal 14 huruf b
Pasal 14 huruf B erbunyi, "Penuntut umum mempunyai wewenang mengadakan prapenuntutan apabila ada kekurangan pada penyidikan dengan memperhatikan ketentuan Pasal 110 ayat (3) dan ayat (4) dengan memberi petunjuk dalam rangka penyempurnaan penyidikan dari penyidik".
Lihat Juga :