Harga Minyak Goreng Masih Tinggi, Fraksi PKS Minta Menperin Bekerja Serius
Senin, 09 Mei 2022 - 13:49 WIB
loading...
Anggota Komisi VII DPR Mulyanto mendesak Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita serius mengendalikan harga minyak goreng curah. Saat ini harga minyak goreng Rp17.260 per liter. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR Mulyanto mendesak Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita serius mengendalikan harga minyak goreng (migor) curah. Saat ini harga minyak goreng Rp17.260 per liter.
Mulyanto mengaku heran harga minyak goreng curah di pasaran masih tinggi meski pemerintah telah mengeluarkan kebijakan larangan ekspor CPO dan turunannya. Karena itu, Fraksi PKS mendesak para menteri dan jajaran birokrat terkait tata kelola migor curah, khususnya Menperin, yang menjadi ujung tombak kebijakan ini, bekerja dengan serius.
"Agar sigap dan gerak cepat dengan kebijakan teknis turunan agar kebijakan larangan CPO yang telah diputuskan pemerintah ini implementatif dan efektif. Jangan bekerja business as usual dan tidak memiliki sense of crisis," katanya, Senin (9/5/2022).
Jika situasi ini dibiarkan berlarut, beban masyarakat semakin berat. Petani sawit rakyat, yang jumlahnya mencapai 2,6 juta KK mulai mengeluh karena merosotnya harga tandan buah segar (TBS) menjadi Rp1.550 per kg. Sementara devisa negara sebesar Rp27 triliun per bulan atau sekitar Rp1 triliun per hari dari ekspor sawit hilang dari genggaman.Ditambah 16 juta pekerja di bidang industri kelapa sawit nasional dipertaruhkan nasibnya. Belum lagi lunturnya kepercayaan mitra dagang luar negeri kita, karena kebijakan radikal yang diputuskan.
Mulyanto mengaku heran harga minyak goreng curah di pasaran masih tinggi meski pemerintah telah mengeluarkan kebijakan larangan ekspor CPO dan turunannya. Karena itu, Fraksi PKS mendesak para menteri dan jajaran birokrat terkait tata kelola migor curah, khususnya Menperin, yang menjadi ujung tombak kebijakan ini, bekerja dengan serius.
"Agar sigap dan gerak cepat dengan kebijakan teknis turunan agar kebijakan larangan CPO yang telah diputuskan pemerintah ini implementatif dan efektif. Jangan bekerja business as usual dan tidak memiliki sense of crisis," katanya, Senin (9/5/2022).
Jika situasi ini dibiarkan berlarut, beban masyarakat semakin berat. Petani sawit rakyat, yang jumlahnya mencapai 2,6 juta KK mulai mengeluh karena merosotnya harga tandan buah segar (TBS) menjadi Rp1.550 per kg. Sementara devisa negara sebesar Rp27 triliun per bulan atau sekitar Rp1 triliun per hari dari ekspor sawit hilang dari genggaman.Ditambah 16 juta pekerja di bidang industri kelapa sawit nasional dipertaruhkan nasibnya. Belum lagi lunturnya kepercayaan mitra dagang luar negeri kita, karena kebijakan radikal yang diputuskan.
Lihat Juga :