Diserang Buzzer di Twitter, Gus Muhaimin Pilih Sungkem Kiai Sepuh Lirboyo dan Ploso

Kamis, 05 Mei 2022 - 06:29 WIB
loading...
Diserang Buzzer di Twitter,...
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) bersilaturahim kepada para kiai sepuh di Pondok Pesantren Lirboyo dan Pondok Pesantren Ploso, Kediri, Jawa Timur. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) tidak mau ambil pusing terhadap serangan membabi buta yang dilakukan para buzzer di media sosial (medsos) Twitter.

Menurutnya, di tengah maraknya penggunaan medsos seperti sekarang, serangan negatif yang menggunakan tenaga buzzer sangat lumrah terjadi. Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun tak lepas dari operasi buzzer yang kerap digerakkan oleh pihak-pihak yang tidak menyukainya.

Namun, menurut Gus Muhaimin, saat ini masyarakat sudah semakin cerdas sehingga bisa memilah mana informasi yang benar dan mana berita hoaks ataupun fitnah. Alih-alih menanggapi kicauan para buzzer, cucu salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Bisri Syansuri ini lebih memilih untuk bersilaturahim kepada para kiai sepuh di Pondok Pesantren Lirboyo dan Pondok Pesantren Ploso, Kediri, Jawa Timur.

Baca juga: Bertemu Tokoh Kristen-Katolik, Gus Muhaimin: Kebersamaan Antaragama Harus Dijaga

"Alhamdulillah, Kiai Anwar Mansur sehat selalu. Sore ini saya sowan ke Pondok Pesantren Lirboyo Kediri," tulis Gus Muhaimin dalam unggahan di akun Facebook dan Instagram, @cakiminnow, usai bertemu dengan Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo KH Anwar Mansur, Rabu, 4 Mei 2022.

Wakil Ketua DPR RI ini juga mengunggah pertemuannya dengan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur KH Nurul Huda Djazuli. "Alhamdulillah Kiai Nurul Huda Djazuli sehat selalu. Sore ini berkesempatan sowan ke Pondok Pesantren Ploso Kediri."

Baca juga: Cak Imin: Kita Harus Jadi Bangsa Adidaya Bukan Jajahan

Gus Muhaimin datang ke Lirboyo dan Ploso didampingi istri tercinta Rustini Murtadho. Keduanya bersimpuh meminta maaf kepada kedua kiai khos Jawa Timur itu bertepatan dengan momentum Idul Fitri 1443 Hijriah.

Diketahui, pada Rabu malam, di Twitter hastag #HasilSurveiJeblok. Narasi yang disampaikan bernada sinisme dan kampanye hitam (black campaign) terhadap sosok Gus Muhaimin.

Belum diketahui pasti siapa pihak yang menggerakkan para buzzer untuk melakukan black campaign tersebut. Namun, diduga ada pihak-pihak yang tidak suka terhadap tren melonjaknya elektabilitas PKB dari berbagai hasil survei belakangan ini, dan juga langkah Gus Muhaimin yang sudah mendeklarasikan diri bakal maju sebagai calon presiden (capres) 2024.

Sebelumnya, Gus Muhaimin menyatakan bahwa dirinya sudah kebal dengan serangan bernada black campaign. Bahkan, hal ini selalu dia terima setiap hendak maju dalam kontestasi pilpres. "Serangan-serangan seperti ini sudah jadi makanan sehari-hari sehingga tidak perlu ditanggapi atau diambil pusing. Kalau kita sudah siap maju di pilpres maka mau tidak mau harus siap mendapatkan serangan seperti ini. Biasa saja, nggak usah dipikirin serius-serius. Selow aja," katanya.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Serangan ke Prabowo...
Serangan ke Prabowo di Medsos Tak Organik, Pengamat Curigai Pola yang Tidak Biasa
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Rekomendasi
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Usia Peserta Miss Indonesia...
Usia Peserta Miss Indonesia Kini 19-25 Tahun, RCTI Cari Kandidat yang Lebih Matang untuk Miss World
Pertamina Mandalika...
Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2, Asah Potensi Pembalap Muda Indonesia
Berita Terkini
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved