Diserang Buzzer di Twitter, Gus Muhaimin Pilih Sungkem Kiai Sepuh Lirboyo dan Ploso
Kamis, 05 Mei 2022 - 06:29 WIB
loading...
A
A
A
Gus Muhaimin datang ke Lirboyo dan Ploso didampingi istri tercinta Rustini Murtadho. Keduanya bersimpuh meminta maaf kepada kedua kiai khos Jawa Timur itu bertepatan dengan momentum Idul Fitri 1443 Hijriah.
Diketahui, pada Rabu malam, di Twitter hastag #HasilSurveiJeblok. Narasi yang disampaikan bernada sinisme dan kampanye hitam (black campaign) terhadap sosok Gus Muhaimin.
Belum diketahui pasti siapa pihak yang menggerakkan para buzzer untuk melakukan black campaign tersebut. Namun, diduga ada pihak-pihak yang tidak suka terhadap tren melonjaknya elektabilitas PKB dari berbagai hasil survei belakangan ini, dan juga langkah Gus Muhaimin yang sudah mendeklarasikan diri bakal maju sebagai calon presiden (capres) 2024.
Sebelumnya, Gus Muhaimin menyatakan bahwa dirinya sudah kebal dengan serangan bernada black campaign. Bahkan, hal ini selalu dia terima setiap hendak maju dalam kontestasi pilpres. "Serangan-serangan seperti ini sudah jadi makanan sehari-hari sehingga tidak perlu ditanggapi atau diambil pusing. Kalau kita sudah siap maju di pilpres maka mau tidak mau harus siap mendapatkan serangan seperti ini. Biasa saja, nggak usah dipikirin serius-serius. Selow aja," katanya.
Diketahui, pada Rabu malam, di Twitter hastag #HasilSurveiJeblok. Narasi yang disampaikan bernada sinisme dan kampanye hitam (black campaign) terhadap sosok Gus Muhaimin.
Belum diketahui pasti siapa pihak yang menggerakkan para buzzer untuk melakukan black campaign tersebut. Namun, diduga ada pihak-pihak yang tidak suka terhadap tren melonjaknya elektabilitas PKB dari berbagai hasil survei belakangan ini, dan juga langkah Gus Muhaimin yang sudah mendeklarasikan diri bakal maju sebagai calon presiden (capres) 2024.
Sebelumnya, Gus Muhaimin menyatakan bahwa dirinya sudah kebal dengan serangan bernada black campaign. Bahkan, hal ini selalu dia terima setiap hendak maju dalam kontestasi pilpres. "Serangan-serangan seperti ini sudah jadi makanan sehari-hari sehingga tidak perlu ditanggapi atau diambil pusing. Kalau kita sudah siap maju di pilpres maka mau tidak mau harus siap mendapatkan serangan seperti ini. Biasa saja, nggak usah dipikirin serius-serius. Selow aja," katanya.
(cip)
Lihat Juga :