Kobar Nilai Kebijakan Jokowi Larang Ekspor Minyak Sawit Cara Tepat Atasi Kelangkaan
Sabtu, 30 April 2022 - 23:09 WIB
loading...
Koalisi Bersama Rakyat (Kobar) merespons kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang melarang ekspor minyak sawit mentah CPO dan produk-produk turunannya. Foto: Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Koalisi Bersama Rakyat (Kobar) merespons kebijakan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) yang melarang ekspor minyak sawit mentah CPO dan produk-produk turunannya. Kebijakan ini merupakan langkah yang harus ditempuh pemerintah untuk menekan lonjakan harga minyak goreng di Tanah Air.
Demikian disampaikan Deklarator Nasional Kobar Sahat Martin Philip Sinurat. Kata dia, persoalan kelangkaan dan lonjakan harga minyak goreng yang sudah berlangsung selama empat bulan ini tak kunjung bisa terselesaikan. Baca juga: Minyak Goreng, Minyak Goreng! Langka Diburu, Melimpah Dicuekin
"Tentunya sebelum ini sudah ada upaya-upaya kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah. Namun, karena lonjakan harga masih belum bisa selesai, sehingga kemudian diambil kebijakan pelarangan ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng ini," kata Sahat dalam keterangannya, Sabtu (30/4/2022).
Dia mengaku, kebijakan pemerintah tersebut memang tidak dapat membuat senang semua orang.
"Tapi kita yakin dengan apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah ini akan membuat stok bahan baku dan minyak goreng bisa melimpah dan mencukupi untuk kebutuhan dalam negeri," ujarnya.
Demikian disampaikan Deklarator Nasional Kobar Sahat Martin Philip Sinurat. Kata dia, persoalan kelangkaan dan lonjakan harga minyak goreng yang sudah berlangsung selama empat bulan ini tak kunjung bisa terselesaikan. Baca juga: Minyak Goreng, Minyak Goreng! Langka Diburu, Melimpah Dicuekin
"Tentunya sebelum ini sudah ada upaya-upaya kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah. Namun, karena lonjakan harga masih belum bisa selesai, sehingga kemudian diambil kebijakan pelarangan ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng ini," kata Sahat dalam keterangannya, Sabtu (30/4/2022).
Dia mengaku, kebijakan pemerintah tersebut memang tidak dapat membuat senang semua orang.
"Tapi kita yakin dengan apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah ini akan membuat stok bahan baku dan minyak goreng bisa melimpah dan mencukupi untuk kebutuhan dalam negeri," ujarnya.
Lihat Juga :