Status Gunung Anak Krakatau Masih Fluktuatif, BNPB Imbau Tetap Waspada, Jangan Panik
Jum'at, 29 April 2022 - 09:37 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menyatakan potensi dampak risiko bencana tsunami yang dapat terjadi dari aktivitas vulkanologi Gunung Anak Krakatau sangat kecil, seiring menurunnya erupsi dalam beberapa hari terakhir.
Di samping menurunnya erupsi Gunung Anak Krakatau, faktor lain seperti adanya beberapa pulau penghalang di sekitar Anak Gunung Krakatau juga dapat mereduksi ancaman tsunami bagi aktivitas penyeberangan kapal dari Merak-Bakauheni maupun sebaliknya.
Di sisi lain, jarak yang relatif jauh antara Gunung Anak Krakatau dengan rute penyeberangan antar Pulau Jawa dan Sumatera itu juga menjadi faktor yang memperkecil potensi risiko tsunami.
Berdasarkan catatan, Dwikorita juga menambahkan bahwa kejadian silent tsunami yang menghantam sebagian wilayah Banten hingga Lampung pada 2018 silam juga tak berdampak pada aktivitas penyeberangan Merak-Bakauheni. Baca juga: Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau Melemah, BMKG: Potensi Tsunami Menurun
“Penyeberangan relatif aman dari bahaya tsunami. Apalagi erupsinya melemah. Sumber pembangkitnya itu sudah lemah, sehingga dapat kita simpulkan Insya Allah aman,” jelas Dwikorita.
Di samping menurunnya erupsi Gunung Anak Krakatau, faktor lain seperti adanya beberapa pulau penghalang di sekitar Anak Gunung Krakatau juga dapat mereduksi ancaman tsunami bagi aktivitas penyeberangan kapal dari Merak-Bakauheni maupun sebaliknya.
Di sisi lain, jarak yang relatif jauh antara Gunung Anak Krakatau dengan rute penyeberangan antar Pulau Jawa dan Sumatera itu juga menjadi faktor yang memperkecil potensi risiko tsunami.
Berdasarkan catatan, Dwikorita juga menambahkan bahwa kejadian silent tsunami yang menghantam sebagian wilayah Banten hingga Lampung pada 2018 silam juga tak berdampak pada aktivitas penyeberangan Merak-Bakauheni. Baca juga: Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau Melemah, BMKG: Potensi Tsunami Menurun
“Penyeberangan relatif aman dari bahaya tsunami. Apalagi erupsinya melemah. Sumber pembangkitnya itu sudah lemah, sehingga dapat kita simpulkan Insya Allah aman,” jelas Dwikorita.
(kri)
Lihat Juga :