Status Gunung Anak Krakatau Masih Fluktuatif, BNPB Imbau Tetap Waspada, Jangan Panik
Jum'at, 29 April 2022 - 09:37 WIB
loading...
Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto meminta kepada seluruh masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terkait adanya peningkatan status Anak Gunung Krakatau menjadi level III atau Siaga. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) , Letjen TNI Suharyanto meminta kepada seluruh masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terkait adanya peningkatan status Anak Gunung Krakatau menjadi level III atau Siaga.
“Kendati saat ini dinyatakan melemah, namun aktivitas tersebut masih tergolong fluktuatif, artinya dapat menurun maupun meningkat sewaktu-waktu,” ujar Suharyanto dalam keterangan yang diterima, Jumat (29/4/2022). Baca juga: Gunung Ibu Erupsi 2 Kali Pagi Ini, PVMBG: Warga Radius 2 Km Diminta Menjauh
Suharyanto pun meminta kepada seluruh masyarakat agar terus memperbarui informasi yang dikelola pemerintah terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
“Terkait penetapan status III Gunung Anak Krakatau ini harus disikapi secara arif. Tetap hati-hati, tetap waspada tetapi bukan berarti terus menimbulkan kepanikan,” jelas Suharyanto.
“Masyarakat harus tetap update dari situs resmi pemerintah untuk menghindari hoaks. Diharapkan masyarakat tetap tenang,” pungkasnya.
“Kendati saat ini dinyatakan melemah, namun aktivitas tersebut masih tergolong fluktuatif, artinya dapat menurun maupun meningkat sewaktu-waktu,” ujar Suharyanto dalam keterangan yang diterima, Jumat (29/4/2022). Baca juga: Gunung Ibu Erupsi 2 Kali Pagi Ini, PVMBG: Warga Radius 2 Km Diminta Menjauh
Suharyanto pun meminta kepada seluruh masyarakat agar terus memperbarui informasi yang dikelola pemerintah terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
“Terkait penetapan status III Gunung Anak Krakatau ini harus disikapi secara arif. Tetap hati-hati, tetap waspada tetapi bukan berarti terus menimbulkan kepanikan,” jelas Suharyanto.
“Masyarakat harus tetap update dari situs resmi pemerintah untuk menghindari hoaks. Diharapkan masyarakat tetap tenang,” pungkasnya.
Lihat Juga :