Dorong Salim Segaf Jadi Capres 2024, PKS Tetap Realistis
Kamis, 28 April 2022 - 08:10 WIB
loading...
A
A
A
"PKS harus berkoalisi dengan partai-partai lain," ucapnya.
Ketua DPP PKS Jazuli Juwaini mengatakan masih ada waktu bagi PKS untuk melakukan penjajakan dan komunikasi dengan partai lain. Faktanya, patut mengakui bahwa PKS selama ini dikenal sebagai partai dengan sistem dan manajemen yang berjalan dan bekerja tapi minim figur. Karena itu, dalam rapat Majelis Syura, PKS juga harus mendorong tokohnya untuk tampil secara nasional.
"Kita ini bicaranya masih bagaimana Ketua Majelis Syura yang diputuskan untuk menjadi tokoh nasional, yang kita berharap juga punya peran-peran besar secara nasional itu pada titik tadi mendorong penokohannya," katanya di kesempatan sama.
Namun demikian, kata Ketua Fraksi PKS DPR ini, komunikasi PKS dengan partai lain tetap berjalan. PKS membuka ruang komunikasi terhadap semua partai dan kandidat. "Tidak ada yang ditutup, kita mengatakan masih ada dua tahun, masih cukup waktu." Baca juga: Muncul Partai Mahasiswa Indonesia, PKS Minta Tak Bawa Agenda Oligarki
"Yang lain juga belum ada yang secara definitif, cuma kemauan ini-ini, semuanya masih tafsir, belum ada yang mengumumkan secara definitif. Apalagi PKS yang masih butuh banyak mitra dalam pencalonan," tandas Jazuli.
Ketua DPP PKS Jazuli Juwaini mengatakan masih ada waktu bagi PKS untuk melakukan penjajakan dan komunikasi dengan partai lain. Faktanya, patut mengakui bahwa PKS selama ini dikenal sebagai partai dengan sistem dan manajemen yang berjalan dan bekerja tapi minim figur. Karena itu, dalam rapat Majelis Syura, PKS juga harus mendorong tokohnya untuk tampil secara nasional.
"Kita ini bicaranya masih bagaimana Ketua Majelis Syura yang diputuskan untuk menjadi tokoh nasional, yang kita berharap juga punya peran-peran besar secara nasional itu pada titik tadi mendorong penokohannya," katanya di kesempatan sama.
Namun demikian, kata Ketua Fraksi PKS DPR ini, komunikasi PKS dengan partai lain tetap berjalan. PKS membuka ruang komunikasi terhadap semua partai dan kandidat. "Tidak ada yang ditutup, kita mengatakan masih ada dua tahun, masih cukup waktu." Baca juga: Muncul Partai Mahasiswa Indonesia, PKS Minta Tak Bawa Agenda Oligarki
"Yang lain juga belum ada yang secara definitif, cuma kemauan ini-ini, semuanya masih tafsir, belum ada yang mengumumkan secara definitif. Apalagi PKS yang masih butuh banyak mitra dalam pencalonan," tandas Jazuli.
(kri)
Lihat Juga :