Partai Perindo Bersyukur Indonesia sebagai Penerima Kuota Haji Tertinggi di Dunia

Kamis, 28 April 2022 - 07:55 WIB
loading...
Partai Perindo Bersyukur...
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Keagamaan H Abdul Khaliq Ahmad mengapresiasi keputusan Pemerintah Arab Saudi yang mengizinkan kembali ibadah haji bagi negara-negara berpenduduk Muslim pada musim Haji 1443 H/2022 M sebanyak 1 juta calon jamaah haji. Foto/S
A A A
JAKARTA - Partai Persatuan Indonesia (Perindo) mengapresiasi keputusan Pemerintah Arab Saudi yang mengizinkan kembali ibadah haji bagi negara-negara berpenduduk Muslim pada musim Haji 1443 H/2022 M sebanyak 1 juta calon jamaah haji. Pasalanya, selama pandemi Covid-19 baru tahun ini pelaksanaan ibadah haji dibuka kembali dan melibatkan calon jamaah haji dari luar Arab Saudi.

"Kita patut bersyukur dengan kebijakan ini. Apalagi menempatkan Indonesia sebagai negara penerima kuota haji tertinggi di dunia di antara ratusan negara dengan jumlah 100.051 orang calon jamaah haji," ujar Ketua DPP Partai Perindo Bidang Keagamaan H Abdul Khaliq Ahmad dalam keterangan resminya, Kamis (28/4/2022). Baca juga: Elektabilitas Partai Perindo Ungguli PAN, Ini Rahasianya

Dia mengatakan Indonesia sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar memiliki jumlah jamaah haji tertinggi dengan alokasi kuota 100.051 orang menempati posisi peringkat pertama. Posisi kedua ditempati Pakistan dengan 81.132 orang dan India berada di peringkat ketiga dengan 79.237 orang.

Sedangkan Bangladesh di peringkat keempat dengan kuota 57.585 orang. Angola merupakan negara penerima kuota haji di urutan terbawah dengan 23 orang. Sementara negeri jiran Malaysia mendapatkan kuota 14.306 orang jamaah haji.

"Meskipun belum mencapai 50% dari kuota haji Indonesia pada tahun 2020 sebesar 221.000 orang jamaah haji, tetapi kita tetap bersyukur atas kebijakan Pemerintah Arab Saudi tersebut. Semoga pada musim haji tahun-tahun mendatang bisa kembali ke kuota normal bahkan bertambah lagi untuk dapat mengurangi waiting list calon jamaah haji yang kini lebih dari 40 tahun," jelas Abdul Khaliq.

Seperti diketahui, Menteri Agama melalui keputusannya Nomor 405 Tahun 2022 menetapkan kuota haji Indonesia terdiri atas kuota haji reguler 92.825 orang (termasuk kuota pembimbing haji 114 orang dan petugas haji daerah 465 orang) dan kuota haji khusus 7.226 (termasuk kuota petugas haji khusus 562 orang).

Dari kuota haji reguler 92.825 kemudian didistribusikan secara proporsional ke semua provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia. Jabar merupakan provinsi penerima kuota tertinggi dengan kuota 17.566.

Posisi kedua Jatim dengan kuota 15.956, kemudian Jateng dengan kuota 13.776, disusul Banten dengan kuota 4.291. Seterusnya Sumut dengan kuota 3.777, DKI Jakarta dengan kuota 3.593, Sulsel dengan kuota 3.302, Lampung dengan kuota 3.198, Riau dengan kuota 2.290, Sumbar dengan kuota 2.093, NTB dengan kuota 2.042. Selebihnya adalah provinsi dengan kuota di bawah 2.000. Sementara kuota terkecil diperoleh Kaltara dengan kuota 189 orang jamaah haji.

Menag dalam keputusannya juga menegaskan calon jamaah haji yang dapat diberangkatkan adalah mereka yang berusia paling tinggi 65 tahun pada tanggal 8 Juli 2022 sesuai urutan nomor porsi. Sementara itu, dalam rencana perjalanan haji tahun 1443 H/2022 M, awal keberangkatan jemaah haji ke Tanah Suci akan dimulai tanggal 4 Juni 2022 dan akhir pemulangan jamaah haji ke Tanah Air pada tanggal 14 Agustus 2022 dengan masa tinggal di Arab Saudi paling lama 42 hari. Baca juga: Elektabilitas Partai Perindo Salip PAN, Jubir: Berkat Kerja Nyata untuk Masyarakat

"Kita doakan semoga hajat nasional ini berjalan lancar dan sekembalinya ke Tanah Air para haji mampu berkontribusi untuk kemajuan bangsa dan negara sebagai wujud implementasi dari kemabruran haji," tutup Abdul Khaliq.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Selesai Diperiksa Kasus...
Selesai Diperiksa Kasus Kuota Haji, Eks Dirjen PHU Hilman Latief: Diminta Keterangan Saja
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Mantan Dirjen PHU Hilman Latief terkait Kasus Kuota Haji
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
135.872 Jemaah Haji...
135.872 Jemaah Haji dan Petugas Telah Kembali ke Tanah Air
Tersangka Baru Kasus...
Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Penangguhan Penahanan
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Rekomendasi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Berita Terkini
Cerita Roy Suryo Tidak...
Cerita Roy Suryo Tidak Ditahan Kejaksaan: Tak Ada Larangan Tampil di Podcast
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved