Indikator Politik Catat Elektabilitas Erick Thohir Mulai Melesat
Selasa, 26 April 2022 - 19:10 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Erick Thohir Dinilai Bisa Jadi Penentu di Pilpres 2024
Menurut Burhan, selain variabel popularitas, variabel tingkat kesukaan juga sangat menentukan elektabilitas calon. Dalam kasus Erick, Burhan melihat potensi kenaikan popularitas dan kesukaan publik masih sangat mungkin terjadi dalam hitungan bulan.
Sebab Erick baru dikenal oleh sekitar 53 persen pemilih. Itu artinya masih ada ruang sekitar 47 persen masyarakat lain yang bisa dibidik Erick untuk meningkatkan popularitasnya.
"Sedangkan Erick meningkat elektabilitasnya dari 1,3 persen menjadi 2,4 persen juga tidak terlepas faktor pupularitasnya yang meningkat. Jika selumnya popularitas Erick 44 persen, kini berada di kisaran 54 persen. Dari persentase popularitas itu, sebanyak 75 persen di antaranya mengaku suka dengan figur Erick," ujar Burhan.
Dengan angka 2,4 persen, Erick kini bertengger di posisi enam dalam peta elektabilitas Capres 2024. Di atas Erick ada nama Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Ridwan Kamil.
Menurut Burhan, selain variabel popularitas, variabel tingkat kesukaan juga sangat menentukan elektabilitas calon. Dalam kasus Erick, Burhan melihat potensi kenaikan popularitas dan kesukaan publik masih sangat mungkin terjadi dalam hitungan bulan.
Sebab Erick baru dikenal oleh sekitar 53 persen pemilih. Itu artinya masih ada ruang sekitar 47 persen masyarakat lain yang bisa dibidik Erick untuk meningkatkan popularitasnya.
"Sedangkan Erick meningkat elektabilitasnya dari 1,3 persen menjadi 2,4 persen juga tidak terlepas faktor pupularitasnya yang meningkat. Jika selumnya popularitas Erick 44 persen, kini berada di kisaran 54 persen. Dari persentase popularitas itu, sebanyak 75 persen di antaranya mengaku suka dengan figur Erick," ujar Burhan.
Dengan angka 2,4 persen, Erick kini bertengger di posisi enam dalam peta elektabilitas Capres 2024. Di atas Erick ada nama Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Ridwan Kamil.
(abd)
Lihat Juga :