Popularitas Prabowo Tertinggi, Timses Perlu Kerja Keras Tingkatkan Elektabilitas
Selasa, 26 April 2022 - 15:54 WIB
loading...
A
A
A
Burhanuddin menjelaskan, Prabowo memang punya tingkat popularitas maksimum. Hampir semua orang Indonesia kenal Prabowo. Tapi, untuk menyukseskan Prabowo di Pilpres 2024, para pendukungnya perlu kerja lebih ekstra lebih keras.
Karena untuk menaikkan elektabilitas Prabowo ruangnya tidak lagi di popularitas. “Meningkatkan persepsi positif terhadap Pak Prabowo, sentimen positif yang lain harus dinaikkan,” terangnya.
Baca: Survei: Ganjar Pranowo 26,7 %, Puan Maharani 1,1 %
Kemudian, kata dia, Anies secara umum memiliki tingkat popularitas yang tinggi, karena pernah bertarung dalam Pilkada DKI Jakarta yang menjadi perhatian nasional pada 2017. Sementara Ganjar ada peningkatan popularitas, dan tingkat kedisukaan yang lebih tinggi dari Prabowo, Anies dan juga Ridwan Kamil.
“Ridwan Kamil pun tingkat kedisukaan tinggi kepada Ridwan Kamil, tidak diterjemanhkan dalam bentuk pilihan. Basis Ridwan Kamil ada di Jawa Barat, di situ ada Anies, Prabowo, kuat sekali di Jabar, Ridwan Kamil bertarung dengan nama-nama besar di sana,” paparnya.
“Ganjar main sendiri di Jateng. Itulah kenapa tingkat kedikenalan dan kediskukaan Ganjar yang tinggi diterjemahkan dalam bentuk pilihan,” imbuh Burhanuddin.
Karena untuk menaikkan elektabilitas Prabowo ruangnya tidak lagi di popularitas. “Meningkatkan persepsi positif terhadap Pak Prabowo, sentimen positif yang lain harus dinaikkan,” terangnya.
Baca: Survei: Ganjar Pranowo 26,7 %, Puan Maharani 1,1 %
Kemudian, kata dia, Anies secara umum memiliki tingkat popularitas yang tinggi, karena pernah bertarung dalam Pilkada DKI Jakarta yang menjadi perhatian nasional pada 2017. Sementara Ganjar ada peningkatan popularitas, dan tingkat kedisukaan yang lebih tinggi dari Prabowo, Anies dan juga Ridwan Kamil.
“Ridwan Kamil pun tingkat kedisukaan tinggi kepada Ridwan Kamil, tidak diterjemanhkan dalam bentuk pilihan. Basis Ridwan Kamil ada di Jawa Barat, di situ ada Anies, Prabowo, kuat sekali di Jabar, Ridwan Kamil bertarung dengan nama-nama besar di sana,” paparnya.
“Ganjar main sendiri di Jateng. Itulah kenapa tingkat kedikenalan dan kediskukaan Ganjar yang tinggi diterjemahkan dalam bentuk pilihan,” imbuh Burhanuddin.
Lihat Juga :