DPR Diminta Dorong Pihak Berkompeten Keluarkan Aturan Robot Trading
Kamis, 21 April 2022 - 00:20 WIB
loading...
Anggota Komisi VI DPR Mufti Anam dan Ketua SWI Tongam L Tobing. Foto: Tangkapan layar
A
A
A
JAKARTA - Suara agar pengembalian kembali dana investasi di robot trading kembali mencuat. Para korban robot trading pun kembali meminta bantuan Anggota Komisi VI DPR Mufti Anam untuk memperjuangkan agar uang korban bisa kembali.
Dalam live Instagram-nya bersama Ketua Satuan Tugas Waspada Investasi (SWI) Tongam L Tobing, Mufti mencoba mengurai persoalan dalam aplikasi robot trading di Indonesia dengan mengajukan sejumlah pertanyaan. Baca juga: Ello Bakal Diperiksa Bareskrim Besok soal Kasus Robot Trading DNA Pro
"Kenapa baru dicegah akhir-akhir ini, padahal korbannya sudah banyak. Kalau ternyata ilegal, kalau ini ternyata penipuan kenapa baru sekarang? Lalu kenapa yang ditutup hanya situsnya saja, tidak didatangi saja kantornya?" tanya Mufti dalam acara tersebut seperti dikutip, Rabu (20/4/2022).
Menjawab hal ini, Tongam mengatakan, Satgas SWI sudah melaksanakan pencegahan sejak enam tahun lalu.
"Kami secara masif sudah melakukannya sejak enam tahun lalu," jawab Tongam seraya membeberkan sejumlah upaya Satgas SWI dalam melakukan pencegahan terhadap robot trading yang beroperasi secara ilegal.
Selama live Instagram ini berlangsung, sejumlah netizen ramai berkomentar dan kembali mempertanyakan pengembalian dana korban robot trading yang disegel Bappebti.
Dalam live Instagram-nya bersama Ketua Satuan Tugas Waspada Investasi (SWI) Tongam L Tobing, Mufti mencoba mengurai persoalan dalam aplikasi robot trading di Indonesia dengan mengajukan sejumlah pertanyaan. Baca juga: Ello Bakal Diperiksa Bareskrim Besok soal Kasus Robot Trading DNA Pro
"Kenapa baru dicegah akhir-akhir ini, padahal korbannya sudah banyak. Kalau ternyata ilegal, kalau ini ternyata penipuan kenapa baru sekarang? Lalu kenapa yang ditutup hanya situsnya saja, tidak didatangi saja kantornya?" tanya Mufti dalam acara tersebut seperti dikutip, Rabu (20/4/2022).
Menjawab hal ini, Tongam mengatakan, Satgas SWI sudah melaksanakan pencegahan sejak enam tahun lalu.
"Kami secara masif sudah melakukannya sejak enam tahun lalu," jawab Tongam seraya membeberkan sejumlah upaya Satgas SWI dalam melakukan pencegahan terhadap robot trading yang beroperasi secara ilegal.
Selama live Instagram ini berlangsung, sejumlah netizen ramai berkomentar dan kembali mempertanyakan pengembalian dana korban robot trading yang disegel Bappebti.
Lihat Juga :