Pererat Persatuan, Wapres Ajak Seluruh Komponen Masyarakat Kolaborasi
Senin, 18 April 2022 - 18:23 WIB
loading...
Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengajak seluruh komponen bangsa untuk saling berkolaborasi agar mencegah konflik dan mempererat persatuan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Wakil Presiden ( Wapres ) Ma’ruf Amin mengajak seluruh komponen bangsa untuk saling berkolaborasi agar mencegah konflik dan mempererat persatuan. Sehingga, dapat mewujudkan Indonesia yang tangguh.
Baca juga: Wapres Sebut Indonesia Harus Berdikari secara Digital
"Memasuki masa endemi setelah pandemi, seluruh komponen masyarakat lainnya juga agar menjalin kolaborasi untuk mewujudkan Indonesia yang tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan kini dan nanti," kata Wapres saat memberikan sambutan pada Puncak Peringatan Hari Lahir PMII ke-62 Tahun, Senin (18/4/2022).
"Saya kira ini penting adanya semangat kebersamaan, adanya saling pengertian di antara satu dengan yang lain. Jangan yang terbangun itu salah pengertian terus, sehingga terjadi konflik- konflik di mana-mana. Kalau itu biar dibuat konflik, tidak akan konflik," tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Wapres juga mengingatkan agar intelektual muda Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bisa menjadi generasi pemikir bangsa ke depan.
Mengingat kata Wapres, sejak dekade 1980-an globalisasi telah menjadi tatanan baru di bidang ekonomi maupun bidang politik. Sehingga sekat-sekat antar bangsa bisa dikatakan sudah kabur.
Wapres juga mengatakan, jejak sejarah Indonesia telah membuktikan kemandirian bangsa menjadi kunci untuk bertahan dalam menghadapi kondisi apapun.
"Kemandirian tersebut sulit untuk dapat diwujudkan tanpa dibekali daya saing yang tinggi. Di sinilah saya harapkan peran intelektual muda PMII sebagai generasi pemikir bangsa ke depan dapat menunjukkan kiprahnya," tutupnya.
Baca juga: Wapres Sebut Indonesia Harus Berdikari secara Digital
"Memasuki masa endemi setelah pandemi, seluruh komponen masyarakat lainnya juga agar menjalin kolaborasi untuk mewujudkan Indonesia yang tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan kini dan nanti," kata Wapres saat memberikan sambutan pada Puncak Peringatan Hari Lahir PMII ke-62 Tahun, Senin (18/4/2022).
"Saya kira ini penting adanya semangat kebersamaan, adanya saling pengertian di antara satu dengan yang lain. Jangan yang terbangun itu salah pengertian terus, sehingga terjadi konflik- konflik di mana-mana. Kalau itu biar dibuat konflik, tidak akan konflik," tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Wapres juga mengingatkan agar intelektual muda Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bisa menjadi generasi pemikir bangsa ke depan.
Mengingat kata Wapres, sejak dekade 1980-an globalisasi telah menjadi tatanan baru di bidang ekonomi maupun bidang politik. Sehingga sekat-sekat antar bangsa bisa dikatakan sudah kabur.
Wapres juga mengatakan, jejak sejarah Indonesia telah membuktikan kemandirian bangsa menjadi kunci untuk bertahan dalam menghadapi kondisi apapun.
"Kemandirian tersebut sulit untuk dapat diwujudkan tanpa dibekali daya saing yang tinggi. Di sinilah saya harapkan peran intelektual muda PMII sebagai generasi pemikir bangsa ke depan dapat menunjukkan kiprahnya," tutupnya.
(maf)
Lihat Juga :