Berbahaya dan Melelahkan, Menhub: Mudik Jangan Pakai Motor

Senin, 18 April 2022 - 00:25 WIB
loading...
Berbahaya dan Melelahkan,...
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta masyarakat agar tidak mudik Lebaran menggunakan sepeda motor. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta masyarakat agar tidak mudik Lebaran menggunakan sepeda motor. Selain berbahaya, juga melelahkan bagi pemudik yang hendak kembali ke kampung halaman.

"Satu hal yang harus kita perhatikan bahwa perjalanan darat melelahkan. Oleh karenanya, saya secara pribadi kalau mudik jangan pakai motor," kata Budi, dalam press konferens di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Minggu,(17/4/2022).

Baca juga: Tinjau Kesiapan Mudik di Terminal Kampung Rambutan, Menhub Kawal Jalur Darat

Menhub menyebut setidaknya ada 85 juta atau sekitar situ 47 persen pemudik yang akan menggunakan kendaraan pribadi, baik motor maupun mobil. Dengan demikian pihaknya terus mempersiapkan berbagai hal.

"Satu, memastikan bahwa bus itu cukup banyak. Kedua, sopirnya sehat. Ketiga, kita menyediakan bus gratis, tidak saja di darat tetapi juga di kereta api dan di laut. Ada motor gratis dan mudik gratis,"ujar dia.



Menhub membayangkan bahwa pada mudik kali mengalami kenaikan lebih dari 40% dari tahun 2019. Artinya jumlah yang banyak itu dapat diatur sedemikian rupa menggunakan rekayasa lalu lintas, pemberian mudik gratis dan truk gratis kepada pemudik motor. Serta mengimbau agar menghindari mudik di tanggal 28-29 April 2022.

"Oleh karenanya saya mengimbau kepada masyarakat tidak menggunakan motor. Upayakan mudik jangan tanggal 28 hari-hari itu adalah puncak mudik," pungkas Menhub.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapolri: 2,3 Juta Kendaraan...
Kapolri: 2,3 Juta Kendaraan Mudik Lebaran Tinggalkan Jakarta Via Tol hingga 24 Maret
3,5 Juta Kendaraan Diprediksi...
3,5 Juta Kendaraan Diprediksi Keluar Jakarta saat Mudik Lebaran 2026
Sediakan Layanan Siaga...
Sediakan Layanan Siaga Mudik Lebaran, BRI Insurance: Beri Kenyamanan bagi Pemudik
3,2 Juta Kendaraan Pemudik...
3,2 Juta Kendaraan Pemudik Lebaran 2026 Diprediksi Tinggalkan Jakarta pada 18-19 Maret
KPK Ungkap Alasan Periksa...
KPK Ungkap Alasan Periksa Mantan Menhub Budi Karya di Semarang
Puncak Arus Mudik Lebaran...
Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali, Ini Tanggalnya!
11.776 Kendaraan Tinggalkan...
11.776 Kendaraan Tinggalkan Tasikmalaya via Lingkar Gentong pada H+7 Petang, Didominasi Pemotor
Arus Balik di Pantura...
Arus Balik di Pantura Cirebon: Arah Jakarta Ramai Pemudik dan Arah Sebaliknya Didominasi Truk
Pasokan BBM Aman selama...
Pasokan BBM Aman selama Mudik Lebaran, Pemerintah Dinilai Berhasil Jaga Stabilitas
Rekomendasi
Betrand Peto Akui Tak...
Betrand Peto Akui Tak Tahu Ada Petisi Boikot Sarwendah, Fokus Garap Lagu Baru
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Berita Terkini
Akan Atur Royalti Dalam...
Akan Atur Royalti Dalam UU, Baleg DPR: Karya Jurnalistik juga Miliki Hak Cipta
HNSI Nilai Kebijakan...
HNSI Nilai Kebijakan BBM Khusus Nelayan Bukti Keberpihakan Presiden Prabowo
Dakwaan dr Tifa dan...
Dakwaan dr Tifa dan Batas Negara Memidanakan Pendapat di Dialog Televisi
Mahfud MD Ungkap Skenario...
Mahfud MD Ungkap Skenario Eks Jampidsus Ajukan Praperadilan dan Berakhir Menang
Gandeng KPK, Kejagung...
Gandeng KPK, Kejagung Didukung Penuh Usut Tuntas Kasus Febrie Adriansyah
Jelang Pelimpahan Berkas,...
Jelang Pelimpahan Berkas, Gus Yaqut: Semoga Kebenaran Terungkap
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved