alexametrics

Demokrat persilakan Anis Baswedan ikut konvensi

loading...
Demokrat persilakan Anis Baswedan ikut konvensi
Max Sopacua (Ist)
A+ A-
Sindonews.com - Partai Demokrat mempersilahkan Rektor Universitas Paramadina Anis Baswedan untuk mengikuti penjaringan calon presiden (capres) untuk Pemilu 2014 melalui mekanisme konvensi.

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua, dengan mekanisme semi terbuka maka siapapun tokoh bisa mengikuti konvensi, namun ada beberapa persyaratan yang harus dilalui.

"Apa yang dipertimbangkan, tergantung dia masuk atau tidak. Kan rakyat yang memilih. Jadi, kita mau menampilkan sesuatu yang sudah menjadi opini rakyat. Sampai saat ini belum ada capres yang sudah di atas 20 persen," kata Max di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (3/6/2013).

Dirinya menjelaskan, salah satu persyaratan yang haru dilewati adalah mampu melewati proses seleksi yang dilakukan tim komite. Tak hanya itu, mereka juga akan disurvei melalui tiga lembaga survei nasional.

"Kita ingin yang dihasilkan lembaga survei dipublikasikan media, sehingga transparan. Jadi, setelah ada penjaringan, jadi ada sistem. Dari hasil itulah yang kita dapat, bahwa hasil dari lembaga survei. Ada tiga lembaga survei yang kita pakai," sambungnya.

Max juga menegaskan bahwa partainya tidak menggunakan sistem undangan, namun lebih kepada pembukaan pendaftaran. Ia melanjutkan, Majelis Tinggi Partai Demokrat juga tidak akan turut campur dalam proses penjaringan, karena seluruhnya akan diserahkan kepada rakyat dan barulah hasilnya disahkan Majelis Tinggi.

"Majelis Tinggi hanya membentuk komite, komite itu yang bergerak, dan dikembalikan ke Majelis Tinggi untuk disahkan," tuntasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Anis telah mengakui jika dirinya tertarik untuk menjadi capres 2014 dengan mekanisme konvensi Partai Demokrat. "Saya sih selalu siap untuk apa saja," kata Anis, kemarin.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak