Dipasangkan dengan Puan, AHY, atau Khofifah, Prabowo Tetap Unggul
Jum'at, 15 April 2022 - 20:39 WIB
loading...
A
A
A
Yang menarik, menurut Tidzi, berdasarkan temuan PWS, ketika disimulasikan berpasangan dengan Puan pun Prabowo masih tetap dapat memenangkan Pilpres. Meskipun elektabilitas individual Puan sebagai capres hingga kini masih rendah, tapi ketika dipasangkan dengan Prabowo masih juga bisa mengalahkan pasangan Ganjar-Erick, Airlangga-Ganjar, maupun Anies Baswesan-AHY.
Berdasarkan simulasi PWS, Tidzi menambahkan, jika benar Prabowo berpasangan dengan Puan, lawan terberat adalah pasangan Ganjar-Erick. "Jika skenario duel Prabowo-Puan versus Ganjar-Erick benar-benar menjadi realitas pada Pilpres 2024 mendatang, lagi-lagi Jawa Timur akan menjadi battle-ground yang menentukan pasangan mana keluar sebagai pemenang," katanya.
Baca juga: Survei Capres 2024: Prabowo-Khofifah Mampu Ungguli Ganjar-Erick
Untuk diketahui, survei nasional PWS dilakukan pada 1-11 April 2022 di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Jumlah sampel dalam survei PWS kali ini sebesar 1225 responden yang diperoleh melalui teknik pencuplikan secara rambang berjenjang (multi-stage random sampling). Batas kesalahan (margin of error) +/- 2,8% dengan tingkat kepercayaan (level of confidence) sebesar 95%. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan responden dengan bantuan kuesioner.
Berdasarkan simulasi PWS, Tidzi menambahkan, jika benar Prabowo berpasangan dengan Puan, lawan terberat adalah pasangan Ganjar-Erick. "Jika skenario duel Prabowo-Puan versus Ganjar-Erick benar-benar menjadi realitas pada Pilpres 2024 mendatang, lagi-lagi Jawa Timur akan menjadi battle-ground yang menentukan pasangan mana keluar sebagai pemenang," katanya.
Baca juga: Survei Capres 2024: Prabowo-Khofifah Mampu Ungguli Ganjar-Erick
Untuk diketahui, survei nasional PWS dilakukan pada 1-11 April 2022 di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Jumlah sampel dalam survei PWS kali ini sebesar 1225 responden yang diperoleh melalui teknik pencuplikan secara rambang berjenjang (multi-stage random sampling). Batas kesalahan (margin of error) +/- 2,8% dengan tingkat kepercayaan (level of confidence) sebesar 95%. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan responden dengan bantuan kuesioner.
(abd)
Lihat Juga :