Zulhas Tegaskan Penundaan Pemilu 2024 Tak Mungkin Terwujud

Kamis, 14 April 2022 - 17:56 WIB
loading...
Zulhas Tegaskan Penundaan...
Wakil Ketua MPR Zulkifli Hasan menegaskan bahwa penundaan Pemilu 2024 sudah tidak mungkin terealisasi. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua MPR Zulkifli Hasan menegaskan bahwa penundaan Pemilu 2024 sudah tidak mungkin terealisasi. Menurutnya, pernyataan beberapa elite terkait wacana penundaan Pemilu hanyalah statement politik.

"Dalam politik biasa saja, itu namanya komunikasi politik, tapi dalam realisasi pilpres ada peraturan dalam UUD, jadi itu tidak ada dan gak mungkin," kata Zulkifli Hasan kepada wartawan saat melakukan kunjungan ke Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (14/4/2022).

Dengan adanya pernyataan Presiden Jokowi, Zulkifli Hasan yang bisa disapa Zulhas meminta masyarakat tidak perlu lagi meributkan penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan jabatan presiden karena tidak mungkin terwujud.



Senada dengan Zulhas, Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Tangerang, Muhammad Dwiki Ramadhani meminta seluruh elemen bangsa untuk menyudahi issue penundaan pemilu yang tidak produktif dan cenderung memecah belah bangsa. Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang ini mengajak masyarakat dan pemerintah fokus pada upaya meningkatkan kembali kesejahteraan rakyat di tengah pandemi Covid-19.

"Pertama, stop menggoreng isu penundaan pemilu atau penambahan masa jabatan presiden, karena sangat kontraproduktif dengan situasi serta kondisi bangsa dan negara saat ini," kata Dwiki saat dihubungi wartawan, Kamis (14/4/2022).

Apalagi, lanjut Dwiki, Presiden Jokowi sudah melantik penyelenggara pemilu yakni KPU dan Bawaslu di Istana Negara, Selasa (12/4/2022). Itu artinya agenda pemilu telah berjalan sesuai dengan jadwal rencana.

Baca juga: Zulhas Minta Kader PAN Tetap Hormati Amien Rais dan Din Syamsuddin

Di sisi lain, wakil rakyat termuda di DPRD Kota Tangerang ini memandang isu kesejahteraan rakyat di tengah krisis multidimensi akibat Covid-19 semestinya menjadi polemik utama yang harus segera dicari jalan keluarnya. Apalagi, situasi global ini sangat memengaruhi kondisi sosial ekonomi masyarakat, dan memberikan kontribusi naiknya angka kemiskinan serta pengangguran di Indonesia, termasuk di Kota Tangerang.

Berdasarkan hasil survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) BPS Kota Tangerang, angka kemiskinan yang semula 118,22 ribu naik menjadi 134,24 ribu jiwa di Tahun 2022. "Turunnya tingkat kesejahteraan masyarakat saat ini menjadi pekerjaan rumah bukan hanya bagi pemerintah daerah dan kami di DPRD, namun seluruh elemen masyarakat di Kota Tangerang," kata Dwiki.

Dwiki memandang perlu komitmen bersama yang teguh untuk memulihkan kesejahteraan khususnya ekonomi rakyat yang masih berfluktuasi usai dihantam badai pandemi Covid-19, salah satunya dengan memprioritaskan kembali program kesejahteraan rakyat sebagai amanat nasional. Hal ini bertujuan untuk membangun sekaligus menguatkan kembali fondasi ekonomi masyarakat yang sempat porak poranda gegara pandemi Covid-19, untuk mengilangkan kesenjangan kesejahteraan masyarakat.

"Benar kata Bang Zulhas, masalah kesenjangan tidak bisa dipandang remeh. Jika kesenjangan bisa diminimalisir, maka perlahan semua dampak negatif kemiskinan seperti pengangguran akan hilang dengan sendirinya," kata Dwiki.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Berkelakar Soal...
Prabowo Berkelakar Soal Reshuffle Zulhas usai Salah Sebut Nama Desa di Kebumen
MPR Hargai Keputusan...
MPR Hargai Keputusan SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Final Ulang Lomba Cerdas Cermat
Ketua MPR Tegaskan Final...
Ketua MPR Tegaskan Final Cerdas Cermat di Kalbar Diulang, Juri Independen
KPAI Soroti Juri Cerdas...
KPAI Soroti Juri Cerdas Cermat 4 Pilar MPR, Ingatkan Prinsip Adil dan Nondiskriminatif
Hadiri Munas Papdesi,...
Hadiri Munas Papdesi, Zulhas Ingatkan SPPG Wajib Belanja Bahan Baku ke Desa
BM PAN Bersama Buruh...
BM PAN Bersama Buruh Dampingi Riyan Hidayat Ambil Formulir Caketum
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Deddy Corbuzier Soroti...
Deddy Corbuzier Soroti Kontroversi LCC Empat Pilar MPR, Tantang Juri Adu Pintar
Lomba Cerdas Cermat...
Lomba Cerdas Cermat MPR Diulang, SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut
Rekomendasi
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Berita Terkini
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved