KSAL: Tak Ada Ampun bagi Personel TNI AL yang Terlibat Kegiatan Ilegal

Jum'at, 08 April 2022 - 16:01 WIB
loading...
KSAL: Tak Ada Ampun...
KSAL Laksamana TNI Yudo Margono, mengumpulkan para pejabat utama dan stafnya, melalui rapat evaluasi di Wisma Elang Laut, Jakarta, Kamis (7/4/2022). Foto/Riezky Maulana
A A A
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Laut ( KSAL ) Laksamana TNI Yudo Margono mengumpulkan para pejabat utama dan staf melalui rapat evaluasi di Wisma Elang Laut, Jakarta, Kamis (7/4/2022). Rapat itu bertujuan untuk mengetahui kinerja seluruh satuan kerja pada triwulan pertama di tahun 2022.

Baca juga: KSAL Harap Film Arafuru Jadi Inspirasi

Tak hanya itu, rapat ini juga sebagai penduan penyelenggaraan program kerja dan pelaksanaan kebijakan pimpinan TNI AL dan pencapaian target pembangunan pemerintah.



Banyak penekanan yang disampaikan Laksamana Yudo kepada para jajarannya, seperti masalah pelanggaran hukum dan kedaulatan di daerah perbatasan, Laut Natuna dan daerah perbatasan lainnya yang berpotensi terjadi pelanggaran hukum dan kedaulatan.

Termasuk juga terkait masalah penyelundupan barang dan imigran ilegal baik yang keluar dan yang akan masuk ke Indonesia turut disinggung. Terkait dengan kasus ini, dia menegaskan agar tak ada satupun anggota yang terlibat pada tindakan ilegal.

"Komandan satuan harus bertanggung jawab melaksanakan pengecekan dan pengawasan secara ketat. Tidak ada ampun terhadap personel yang terlibat kasus hukum ini," ungkap Yudo dalam keterangan yang diterima, Jumat (8/4/2022).

Dia juga mengingatkan kepada para Komandan KRI agar berani bertindak. Menurut dia, pemeriksaan terhadap kapal yang berpotensi melakukan pelanggaran hukum dan wilayah harus dilakukan.

"Tidak ada komandan kapal yang ragu untuk bertindak, periksa semua yang mencurigakan. Tim intelijen juga harus meningkatkan pengawasan di daerah rawan dan strategis," ucapnya.

Masalah anggaran juga mendapat perhatian khusus dari Yudo, terutama dalam meningkatkan sistem pengawasan. Dia menegakkan, jangan sampai ada yang namanya penyimpangan.

"Tidak harus mengikuti jadwal, harus reaktif jika memang ada indikasi yang menyimpang segera laksanakan audit. Para PPK harus bertanggung jawab terhadap anggaran yang diterimakan. Tidak ada toleransi terhadap penyimpangan penggunaan anggaran," tegasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
Sertijab, Kolonel Laut...
Sertijab, Kolonel Laut (PM) Khoirul Fuad Resmi Jabat Wadan Puspomal
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Bea Cukai Pangkal Pinang...
Bea Cukai Pangkal Pinang Sebut 15 Kontainer PMM Telah Memenuhi Syarat
Iran Beri Sinyal Kemampuan...
Iran Beri Sinyal Kemampuan Angkatan Laut Baru: Kapal-kapal Perang AS akan Terbakar
Rekomendasi
Hadiri Musprov POBSI...
Hadiri Musprov POBSI Sumut, Ketua Harian: Membangun Biliar Lebih Besar demi Hasilkan Atlet Terbaik 
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Berita Terkini
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved