Jokowi Tegur Menteri, Politikus PDIP Ini Teringat Cara Soeharto Memilih Pembantu di Kabinet

Jum'at, 08 April 2022 - 07:11 WIB
loading...
A A A
"Tetapi ada dampak juga, kenapa? Karena PLN ini membutuhkan batubara, setidaknya itu untuk membakar batubara ini kira-kira 110 juta ton per tahun. Kalau harga batubara naik dua kali lipat saja, dengan GAR 4.000-4.500, naik dua kali lipat itu berarti cashflow PLN terganggu nih, bisa enggak di-sreng? Gampang sekali itu," kata Bambang.

Menurut Ketua Komisi III DPR ini, kenaikan harga komoditas ini pada dasarnya bisa disesuaikan. Namun, sayangnya para menteri tidak bisa mengomunikasikannya kepada masyarakat dengan baik.

Baca juga: Jokowi Geram dengan Menteri yang Urusi Minyak Goreng dan Pertamax: Ada Empati Gitu Loh

"Cuma karena seperti kenaikan ini para menteri statement keluar ini enggak gampang. Karena apa? karena ini mengandung detail. Mohon izin kalau untuk publik, rakyat kita yang detail kan nggak suka, maka untuk memilih kata yang tepat itu sesungguhnya kita ngomong tidak usah khawatir ini kita bisa selesaikan karena kita blablabla... Ini batubara naik, betul, oke kita foto ini, kita selesaikan, gampang. Ini detail nanti saya jelasin di dalam peraturan menteri atau dalam peraturan pemerintah," katanya.

Karena itu, menurut Bambang, dibutuhkan menteri yang bisa bekerja di lapangan. Ia pun mengingatkan presiden agar ke depan memilih menteri dengan melihat rekam jejaknya. "Maka kalau milih menteri ke depan memilih pemimpin itu cek lah track record-nya, karena dari jejak rekamnya itu akan muncul tiga hal. Dia pasti akan keluar karakternya, ini kayak apa? SMP kayak apa? SMA kayak apa? perguruan tingginya kayak apa, terus bekerja di mana ini di-trace," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Jokowi Bakal Masuk PSI,...
Jokowi Bakal Masuk PSI, Deddy Sitorus PDIP: Terus Terang Kami Tidak Takut
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
Rekomendasi
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
The Rain Ajak Pengunjung...
The Rain Ajak Pengunjung PRJ 2026 Bernostalgia lewat Lagu 'Di Perantauan'
Berita Terkini
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya...
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Hari Ini
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved