BMKG Ungkap Wilayah Gempa Aktif dan Berpotensi Tsunami Jelang Lebaran
Rabu, 06 April 2022 - 17:52 WIB
loading...
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengungkapkan sejumlah wilayah gempa bumi aktif dan berkaitan dengan gempa dasar laut yang berpotensi tsunami menjelang Lebaran. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) Dwikorita Karnawati mengungkapkan sejumlah wilayah gempa bumi aktif dan berkaitan dengan megathrust atau gempa dasar laut, sehingga berpotensi menimbulkan tsunami medio Oktober 2021-Maret 2022.
Hal ini disampaikannya dalam Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR dengan Menhub, Menteri PUPR, Kepala BMKG, Kepala BNPP (Basarnas) dan Kakorlantas Polri terkait persiapan mudik Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022 M di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (6/4/2022).
Dwikorita menjelaskan, zona gempa bumi aktif ini diperkirakan dari kondisi kegempaan yang sudah terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia selama 6 bulan terakhir. “Terkait potensi gempa bumi dan tsunami. Gempa, kondisi kegempaan 6 bulan terakhir yang sudah terjadi, dari data 6 bulan terakhir ini dapat diperkirakan zona-zona yang berpotensi mengalami gempa-gempa,” kata Dwikorita.
Baca juga: BMKG Minta Peringatan Dini Cuaca Ditampilkan di Jalur Tol Mudik
Sehingga, Dwikorita mengungkapkan sejumlah wilayah yang gempanya semakin aktif di antaranya, Aceh-Nias, Sumatera Barat-Kepulauan Mentawai, Bengkulu-Lampung, Selat Sunda-Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, NTB, NTT, Ambon-Seram, Sulawesi Tengah-Gorontalo, Laut Maluku sampai ke Papua bagian Utara. “Ini semakin aktif, semakin perlu kewaspadaan,” imbaunya.
Hal ini disampaikannya dalam Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR dengan Menhub, Menteri PUPR, Kepala BMKG, Kepala BNPP (Basarnas) dan Kakorlantas Polri terkait persiapan mudik Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022 M di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (6/4/2022).
Dwikorita menjelaskan, zona gempa bumi aktif ini diperkirakan dari kondisi kegempaan yang sudah terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia selama 6 bulan terakhir. “Terkait potensi gempa bumi dan tsunami. Gempa, kondisi kegempaan 6 bulan terakhir yang sudah terjadi, dari data 6 bulan terakhir ini dapat diperkirakan zona-zona yang berpotensi mengalami gempa-gempa,” kata Dwikorita.
Baca juga: BMKG Minta Peringatan Dini Cuaca Ditampilkan di Jalur Tol Mudik
Sehingga, Dwikorita mengungkapkan sejumlah wilayah yang gempanya semakin aktif di antaranya, Aceh-Nias, Sumatera Barat-Kepulauan Mentawai, Bengkulu-Lampung, Selat Sunda-Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, NTB, NTT, Ambon-Seram, Sulawesi Tengah-Gorontalo, Laut Maluku sampai ke Papua bagian Utara. “Ini semakin aktif, semakin perlu kewaspadaan,” imbaunya.
Lihat Juga :