Chatib Basri Nilai BLT Jokowi Tepat Sasaran dan Hemat APBN

Selasa, 05 April 2022 - 17:32 WIB
loading...
Chatib Basri Nilai BLT...
Ekonom UI Chatib Basri mendukung kebijakan Presiden Jokowi terkait kebijakan pendistribusian BLT minyak goreng untuk masyarakat. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ekonom Universitas Indonesia (UI) Chatib Basri mendukung kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait kebijakan pendistribusian Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng untuk masyarakat. Menurutnya langkah tersebut sudah tepat sasaran dan mampu menghemat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Chatib mengatakan kebijakan pemberian BLT dan penghapusan Harga Eceran Tertinggi (HET) dari pemerintah ini sudah sangat tepat. Mengingat harga minyak sawit di pasar internasional yang melonjak begitu tinggi.

“Langkah pemerintah saya rasa itu sudah benar dengan membiarkan harganya (minyak goreng) mengikuti pasar kemudian memberikan BLT,” ujar Chatib pada diskusi Indonesia Macroeconomic Updates 2022 yang disiarkan langsung melalui YouTube
BKF Kemenkeu.

Baca juga: Cair Bulan Ini, Simak Cara Dapat BLT Minyak Goreng Rp300 Ribu

Chatib menilai pemberian BLT ini akan lebih tepat sasaran dibanding pemerintah memberikan subsidi untuk seluruh barang minyak goreng. Sebab, lanjut Chatib, subsidi membuka peluang masyarakat kalangan menengah ke atas pun akan menikmatinya.

Chatib mengatakan penerima BLT dibatasi hanya untuk kelompok masyarakat yang memang sangat membutuhkan bantuan. Hal tersebut tentu lebih tepat sasaran karena data penerimanya sudah ada.

Baca juga: BLT Diyakini Dapat Tekan Kelangkaan Minyak Goreng

“Beban dari BLT itu lebih kecil dibandingkan subsidi dari seluruh barang. Bayangkan kalau seluruh minyak gorengnya disubsidi, itu yang kaya juga menikmati. Tapi kalau dia targeted, punya dampak kalau saya enggak salah 20 juta rumah tangga saja yang dapat,” jelas Chatib.

Bahkan Chatib menyebut jika pemerintah menambah jumlah BLT dua kali lipat hingga 40 juta keluarga yang menerima, beban APBN yang ditanggung pemerintah pun tidak terlalu besar.

“Kalau dia 160 juta orang dibagi 40 juta rumah tangga, kalu Rp300.000 berarti kan Rp12 triliun sebulan. Kita bicara tiga bulan Rp36 triliun. Itu bayangkan lebih dari 60% penduduk Indonesia dikasih BLT,” ujar Chatib.

Presiden Jokowi sendiri akan membagikan BLT ini kepada 20,5 juga masyarakat miskin dan 2,5 juta untuk pedagang kaki lima. Bantuan tersebut akan mulai didistribusikan mulai April 2022 dan diberikan langsung untuk tiga bulan sebesar Rp300.000.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Riwayat Kepangkatan...
Riwayat Kepangkatan Tito Karnavian, Mantan Kapolri yang Jadi Mendagri di Era Jokowi dan Prabowo
Respons Mahfud MD soal...
Respons Mahfud MD soal Isu Ijazah Palsu Jokowi, Jadi Presidennya Tetap Sah
Polisi Amankan 10.560...
Polisi Amankan 10.560 Liter MinyaKita Tak Sesuai Takaran
Terungkap! Tersangka...
Terungkap! Tersangka Kasus MinyaKita Tak Sesuai Takaran Beli Bahan Baku Minyak Curah
Jokowi Bersedia Jadi...
Jokowi Bersedia Jadi Dewan Pembina Rampai Nusantara
Prabowo Bangga Indonesia...
Prabowo Bangga Indonesia Pernah Dipimpin SBY dan Jokowi
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Bapanas Ancam Pemain...
Bapanas Ancam Pemain di Balik Kelangkaan Minyak Goreng
Warga Karo Bangun Patung...
Warga Karo Bangun Patung Jokowi Senilai Rp2,5 Miliar, Simbol Terima Kasih
Rekomendasi
Samuel Cipta Hadirkan...
Samuel Cipta Hadirkan Makna Cinta Lewat Single Terbaru Jagat Rasa
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Berita Terkini
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Kolaborasi Generasi...
Kolaborasi Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan Lingkungan
KPK: OTT di BPK Terkait...
KPK: OTT di BPK Terkait Temuan Pengadaan Smart TV di Muara Enim
PTPN III Gandeng KPK...
PTPN III Gandeng KPK Bangun Integritas dan Cegah Korupsi
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved