Pengamat Sebut Jokowi Hanya Perlu 10 Detik Redakan Isu 3 Periode
Senin, 04 April 2022 - 08:41 WIB
loading...
Pengamat Politik Hendri Satrio mengatakan Presiden Jokowi sebenarnya hanya perlu waktu seperkian detik untuk meredakan gonjang-ganjing yang terjadi di masyarakat. Foto/BPMI Setpres
A
A
A
JAKARTA - Wacana perpanjangan masa jabatan Presiden dan penundaan Pemilu yang digulirkan elite politik partai politik terus menuai penolakan. Masyarakat menuding Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan sebagai biang kerok karena mengklaim ada dukungan big data yang dianggap sebagai manipulasi informasi.
Nyatanya, wacana perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode hanya didukung oleh 5% publik. Hal tersebut berdasarkan hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang diumumkan pada Jumat 1 April 2022. Baca juga: Keras! Amien Rais Sikat Isu Jokowi 3 Periode: Abal-abal dan Tak Berbobot
Menanggapi hal tersebut, Pengamat Politik Hendri Satrio mengatakan sebenarnya hanya perlu waktu seperkian detik untuk meredakan gonjang-ganjing yang terjadi di masyarakat. Menurutnya, kata tersebut perlu digaungkan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Presiden Jokowi hanya perlu kurang dari 10 detik untuk mengatakan 'Mari kita sukseskan Pemilu 14 Februari 2024!'," ujar Hendri dalam akun Twitter pribadinya @satriohendri, Senin (4/4/2022).
Menurut Hendri, kata tersebut dapat menunjukkan posisi Presiden berada di pihak mana. Tentunya, juga dapat meminimalisir isu 3 periode yang terus menjadi bola liar di masyarakat.
Nyatanya, wacana perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode hanya didukung oleh 5% publik. Hal tersebut berdasarkan hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang diumumkan pada Jumat 1 April 2022. Baca juga: Keras! Amien Rais Sikat Isu Jokowi 3 Periode: Abal-abal dan Tak Berbobot
Menanggapi hal tersebut, Pengamat Politik Hendri Satrio mengatakan sebenarnya hanya perlu waktu seperkian detik untuk meredakan gonjang-ganjing yang terjadi di masyarakat. Menurutnya, kata tersebut perlu digaungkan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Presiden Jokowi hanya perlu kurang dari 10 detik untuk mengatakan 'Mari kita sukseskan Pemilu 14 Februari 2024!'," ujar Hendri dalam akun Twitter pribadinya @satriohendri, Senin (4/4/2022).
Menurut Hendri, kata tersebut dapat menunjukkan posisi Presiden berada di pihak mana. Tentunya, juga dapat meminimalisir isu 3 periode yang terus menjadi bola liar di masyarakat.
Lihat Juga :