Survei SMRC: 78,9% Publik Tolak Wacana Penundaan Pemilu 2024
Jum'at, 01 April 2022 - 17:58 WIB
loading...
Lembaga survei SMRC kembali memotret ihwal isu penundaan kontestasi pemilihan umum (Pemilu) 2024. Hasilnya 78,9% responden tegas menolak isu tersebut. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Lembaga survei Saiful Mujani Research and Consultan (SMRC) kembali memotret ihwal isu penundaan kontestasi pemilihan umum ( Pemilu ) 2024. Hasilnya 78,9% responden tegas menolak isu tersebut.
Baca juga: Penundaan Pemilu 2024 Dinilai Langgar Konstitusi
Direktur Riset SMRC, Deni Irvani menyampaikan, pihaknya kembali mengukur respons publik atas alasan yang digunakan untuk isu penundaan Pemilu 2024 ini. Pertama, karena alasan kondisi pandemi Covid-19.
"Dalam hasil survei menunjukkan 78,9 persen publik mendukung pemilu harus tetap dilaksanakan pada 2024, walaupun pandemi Covid-19 belum menentu akan berakhir dalam waktu dekat," kata Deni dalam paparan hasil surveinya secara daring, Jumat (1/4/2022).
Dia menyebutkan, angka penolakan terhadap alasan pandemi Covid-19 untuk menunda Pemilu 2024 masih konsisten seperti hasil survei yang dilakukan lembaganya pada bulan September 2021. Sementara, reponden yang menilai pemilu harus diundur karena alasan pandemi, angkanya hanya 11,9%.
Sementara, isu penundaan pemilu karena alasan pemulihan ekonomi juga mendapatkan penolakan besar dari publik. Sebanyak 79,8% responden menginginkan pemilu tetap dilaksanakan pada 2024 sesuai undang-undang walaupun kondisi ekonomi akibat pandemi belum pulih.
Baca juga: Penundaan Pemilu 2024 Dinilai Langgar Konstitusi
Direktur Riset SMRC, Deni Irvani menyampaikan, pihaknya kembali mengukur respons publik atas alasan yang digunakan untuk isu penundaan Pemilu 2024 ini. Pertama, karena alasan kondisi pandemi Covid-19.
"Dalam hasil survei menunjukkan 78,9 persen publik mendukung pemilu harus tetap dilaksanakan pada 2024, walaupun pandemi Covid-19 belum menentu akan berakhir dalam waktu dekat," kata Deni dalam paparan hasil surveinya secara daring, Jumat (1/4/2022).
Dia menyebutkan, angka penolakan terhadap alasan pandemi Covid-19 untuk menunda Pemilu 2024 masih konsisten seperti hasil survei yang dilakukan lembaganya pada bulan September 2021. Sementara, reponden yang menilai pemilu harus diundur karena alasan pandemi, angkanya hanya 11,9%.
Sementara, isu penundaan pemilu karena alasan pemulihan ekonomi juga mendapatkan penolakan besar dari publik. Sebanyak 79,8% responden menginginkan pemilu tetap dilaksanakan pada 2024 sesuai undang-undang walaupun kondisi ekonomi akibat pandemi belum pulih.
Lihat Juga :