Kasus Covid-19 Konsisten Menurun, Pemerintah Izinkan Ibadah Ramadhan di Masjid
Selasa, 29 Maret 2022 - 01:13 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan kriteria tersebut maka komposisi Level PPKM pada 386 Kab/ Kota di Luar Jawa Bali adalah sebagai berikut: PPKM Level 1 meningkat (membaik) dari 18 menjadi 26 Kabupaten/Kota. PPKM Level 2 meningkat (membaik) dari 168 menjadi 250 Kabupaten/Kota. PPKM Level 3 menurun (membaik) dari 200 menjadi 109 Kabupaten/Kota.
Pesan untuk Menjaga Ramadhan dan Idul Fitri
Sesuai dengan arahan dan hasil Ratas Evaluasi PPKM minggu lalu, kegiatan ibadah bulan Ramadhan di masjid (salat tarawih dan tadarus di masjid) sudah diperbolehkan, karena itu perlu dilakukan langkah-langkah antisipasi untuk meningkatkan kewaspadaan, dengan tetap menjaga penerapan protokol Kesehatan.
Selain itu, untuk menjaga kondisi yang terkendali dan kondusif, Menko Airlangga meminta kepada para Kepala Daerah dan Forkompimda, untuk melakukan meningkatkan cakupan vaksinasi dosis lengkap dan booster, terutama untuk lansia.
Menyampaikan penjelasan kepada masyarakat dan publik bahwa vaksinasi selama Ramadhan tidak membatalkan puasa, sesuai dengan Fatwa MUI. Pentingnya melakukan penegakan protokol kesehatan di tempat-tempat ibadah,
terutama ibadah salat tarawih, tadarus dan salat Idul Fitri.
Penegakan ketentuan mudik Lebaran sesuai arahan Presiden (Vaksin dosis-2 dan vaksin booster). Juga perlu pengaturan pemeriksaan persyaratan vaksinasi booster. Antigen bagi pemudik agar memenuhi persyaratan, khususnya Pemudik dengan
kendaraan pribadi (random check pada sejumlah titik pemeriksaan). Penyiapan fasilitas kesehatan untuk antisipasi potensi kenaikan kasus setelah
Ramadhan dan Idul Fitri.
Pesan untuk Menjaga Ramadhan dan Idul Fitri
Sesuai dengan arahan dan hasil Ratas Evaluasi PPKM minggu lalu, kegiatan ibadah bulan Ramadhan di masjid (salat tarawih dan tadarus di masjid) sudah diperbolehkan, karena itu perlu dilakukan langkah-langkah antisipasi untuk meningkatkan kewaspadaan, dengan tetap menjaga penerapan protokol Kesehatan.
Selain itu, untuk menjaga kondisi yang terkendali dan kondusif, Menko Airlangga meminta kepada para Kepala Daerah dan Forkompimda, untuk melakukan meningkatkan cakupan vaksinasi dosis lengkap dan booster, terutama untuk lansia.
Menyampaikan penjelasan kepada masyarakat dan publik bahwa vaksinasi selama Ramadhan tidak membatalkan puasa, sesuai dengan Fatwa MUI. Pentingnya melakukan penegakan protokol kesehatan di tempat-tempat ibadah,
terutama ibadah salat tarawih, tadarus dan salat Idul Fitri.
Penegakan ketentuan mudik Lebaran sesuai arahan Presiden (Vaksin dosis-2 dan vaksin booster). Juga perlu pengaturan pemeriksaan persyaratan vaksinasi booster. Antigen bagi pemudik agar memenuhi persyaratan, khususnya Pemudik dengan
kendaraan pribadi (random check pada sejumlah titik pemeriksaan). Penyiapan fasilitas kesehatan untuk antisipasi potensi kenaikan kasus setelah
Ramadhan dan Idul Fitri.
(hab)
Lihat Juga :