Ngotot Dilaksanakan Desember, Kemendagri Siap Bantu Dana Pilkada

Rabu, 17 Juni 2020 - 16:19 WIB
loading...
Ngotot Dilaksanakan...
Foto/ilustrasi.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meyakinkan pemerintah pusat akan membantu pendanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 secara serentak di 270 daerah. Hal ini merespons adanya sejumlah daerah yang kesulitan anggaran lantaran di saat yang sama harus menangani pandemi Covid-19. Kendati pemungutan suara baru dilaksanakan 9 Desember 2020, tapi tahapannya yang sudah dimulai dua hari lalu jelas membutuhkan anggaran.

“Ada aturan bahwa anggaran APBD dibantu APBN. Teman-teman di direktorat keuangan daerah, sedang mengumpulkan data-data kabupaten dan kota yang membutuhkan bantuan APBN. Pelaksanaan pilkada ini harus mengedepankan protokol kesehatan,” ujar Direktur Fasilitasi Kepala Daerah dan Dewan Perwakilan Daerah Ditjen Otonomi Daerah Budi Santoso dalam diskusi daring Pilkada 2020, Realistiskah?, Rabu (17/6/2020).

(Baca: Soal Pilkada, KPU: Tidak Ada Kebijakan yang Tidak Didukung Anggaran)

Budi menjelaskan sebenarnya sudah ada instruksi mendagri yang menyatakan dana hibah daerah tidak boleh digunakan untuk yang lain. Refocusing dan realokasi anggaran untuk penanganan pagebluk Covid-19 harus menggunakan mata anggaran di luar pilkada.

Penyelenggara pilkada, baik KPU dan Bawaslu di daerah membutuhkan dana, salah satunya yang mendesak untuk pengadaan alat pelindung diri (APD). “Pilkada harus menerapkan protokol kesehatan. Sebagian besar dana APBN untuk membeli alat-alat pelindung diri. Tinggal sinergitas,” terang Budi.

Tito Karnavian pun telah menerbitkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 41 Tahun 2020 Tentang Pendanaan Kegiatan Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Yang Bersumber Dari APBD. Beleid tersebut merevisi Permendagri Nomor 54 Tahun 2019 yang memungkinkan pengadaan barang dan jasa untuk pemenuhan protokol kesehatan Covid-19 bisa menggunakan dana APBD. “Itu dasar hukummya. Kalau permendagri belum direvisi, Itu akan mempersulit. Sekarang ada ruang untuk berkreasi,” tuturnya.

(Baca: Pilkada di Tengah Ancaman COVID-19 Munculkan Banyak Potensi Pelanggaran)

Budi menjelaskan pilkada ini harus tetap berjalan meskipun di tengah pagebluk Covid-19. Maka, semua tahapan pelaksanaan pilkada harus menerapkan protokol Covid-19 secara ketat.

“Pandemi Covid-19 tidak ada yang bisa memprediksi kapan berakhir, apakah tahun ini atau tahun depan. Pesta demokrasi harus tetap berjalan. Kemarin sempat tertunda. Tidak ada yang menjamin pandemi ini berakhir. Di beberapa negara, (pelaksanaan pemilihan) pada tanggal 9 desember ini menjadi negara terakhir,” pungkasnya.

(Fahmi Bahtiar)
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemendagri Gelar Pameran...
Kemendagri Gelar Pameran Batik Guna Perkuat Nilai Kebinekaan pada Generasi Muda
Kemendagri Beber Strategi...
Kemendagri Beber Strategi Cegah Penyelewengan Dana Desa
Latsar CPNS Kemendagri...
Latsar CPNS Kemendagri Tanamkan Semangat Bela Negara dan Bentuk ASN Profesional
Dirjen Kemendagri Bertemu...
Dirjen Kemendagri Bertemu CIRDAP, Apa yang Dibahas?
BSKDN: Digitalisasi...
BSKDN: Digitalisasi Pemilu Tetap Berlandaskan Prinsip Dasar Demokrasi
Kemendagri: Jaga Desa...
Kemendagri: Jaga Desa Award Jadi Penguat Tata Kelola Desa Berintegritas
BSKDN Gelar Rakor Regional...
BSKDN Gelar Rakor Regional di Kendari Perkuat Implementasi Program Prioritas Nasional
Sasar Siswa SMA, Kemendagri...
Sasar Siswa SMA, Kemendagri Gelar Dialog Pemahaman Nilai Sejarah
Musrenbang RKPD DIY...
Musrenbang RKPD DIY 2027, Kemendagri Tekankan Integrasi Kebijakan Pusat-Daerah
Rekomendasi
Bela Ruben Onsu, Betrand...
Bela Ruben Onsu, Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Berita Terkini
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025 (Selasa 16 Desember, Pukul 07.00 WIB)
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved