Kuatkan Kerja Sama Indonesia-Swedia, Dirjen Amerop Kemlu Kunjungi Stockholm

Senin, 28 Maret 2022 - 18:33 WIB
loading...
Kuatkan Kerja Sama Indonesia-Swedia,...
Delegasi pemerintah Indonesia datang ke Stockholm, pada Forum Konsultasi Bilateral RI-Swedia ke-7. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia serius memperkuat kerja sama lintas bidang dengan Swedia . Kerja sama kedua negara ini meliputi perdagangan, pertahanan, transportasi, kesehatan, pendidikan, serta pelatihan diplomat.

Duta Besar RI untuk Swedia Merangkap Latvia, Kamapradipta Ismono mengatakan, untuk memperkuat kerja sama ini, delegasi pemerintah Indonesia datang ke Stockholm, pada Forum Konsultasi Bilateral RI-Swedia ke-7. Delegasi dipimpin oleh Dirjen Amerop Kemlu Ngurah Swajaya dan diperkuat oleh Dubes RI Stockholm beserta jajaran KBRI Stockholm dan Dit Eropa II, Kemlu.

Sedangkan Delegasi Swedia dipimpin Dirjen Asia Pasifik Kemlu Swedia, Niclas Kvarnström yang terdiri dari Dubes Swedia untuk Indonesia serta unsur Kementerian Luar Negeri Swedia.

Baca juga: Negara-negara yang Penduduknya Banyak Tidak Menikah

Menurut Kamapradipta Ismono, dalam forum tersebut dibahas kemitraan kedua negara sebagai ketua ASEAN dan Presidensi EU pada 2023. Selain itu, pertemuan juga membahas perkembangan terakhir dunia internasional, presidensi Indonesia di G20, prospek kerja sama antar parlemen kedua negara dan kolaborasi bidang energi dan lingkungan hidup.

"Kedua pihak sepakat untuk mengedepankan aspek inovasi teknologi transportasi bersih Swedia sebagai showcase pertemuan puncak G20 di Indonesia ada bulan November mendatang," Kamapradipta Ismono dalam keterangan tertulisnya, Senin (28/3/2022).

Mengawali FKB, Dirjen Swajaya juga melakukan pertemuan dengan State Secretary Kemlu Swedia, Robert Rydberg. Keduanya membahas Global Blended Finance Alliance yang merupakan inisiatif Indonesia pada G20, dukungan Swedia pada inisiatif tersebut, serta hubungan Indonesia dengan Uni Eropa.

Baca juga: Swedia Umumkan Pandemi COVID-19 Berakhir, Ini Alasannya

Sebelumnya, pada 24 Maret 2022, Dirjen Swajaya mengawali rangkaian kunjungannya di Swedia dengan bertemu CEO Syntronic, Björn Östlund, beserta jajaran di kantor pusat Syntronic, di kota Gävle (sekitar 150 km utara Stockholm). "Syntronic merupakan perusahaan yang bergerak di bidang konsultasi dan layanan jasa riset teknologi tinggi," katanya.

Syntronic saat ini memiliki pabrik perbaikan dan pemeliharaan barang-barang teknologi tinggi, seperti base trans-receiver station 5G, seluas 3.000 m2 yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat. Ke depannya, Syntronic berencana mengembangkan usahanya di Indonesia untuk menjadi pusat perbaikan dan pemeliharaan terbesar di ASEAN.

Syntronic meyakini Indonesia akan menjadi salah satu pusat global supply chain terbesar di dunia di masa mendatang. "Ini merupakan kesempatan baik baik bagi Syntronic untuk terus kembangkan usahanya di Indonesia, mulai dari layanan logistik hingga mendirikan pusat riset dan pengembangan kelas dunia," kata Björn Östlund kepada delegasi RI.

Sejumlah perusahaan Swedia yang juga ditemui oleh Dirjen Swajaya, antara lain SKF dan Brighter. Pada pertemuan dengan SKF, dibahas ekonomi sirkular pada sektor manufaktur, kaitan erat pendidikan vokasi dan industri serta ekspansi SKF di Indonesia.

Pada pertemuan dengan CEO Brighter, dipresentasikan inovasi alat kesehatan dan kiprah perusahaan tersebut di Indonesia. Dengan semakin meningkatnya penggunaan telemedicine di tengah pendemi di Indonesia, inovasi teknologi kesehatan semakin dibutuhkan. Namun demikian, hal tersebut juga harus dibarengi dengan perubahan mindset masyarakat dan tenaga kesehatan. Ruang terobosan itulah yang berusaha dipenuhi oleh Brighter di Indonesia.

Rangkaian kunjungan kerja tersebut ditutup dengan working dinner Delegasi RI dengan sejumlah komunitas bisnis Swedia yang telah dan berencana berekspansi ke Indonesia.

Indonesia dan Swedia telah menjalin hubungan bilateral sejak 1950. Sebagaimana diketahui, Swedia adalah mitra-dagang Indonesia terbesar di wilayah Nordik dan wisatawan dari Swedia menempati urutan ke-4 terbesar dari Uni Eropa sepanjang tahun.

Berdasarkan data dari BPS, total perdagangan kedua negara mengalami peningkatan sebesar 32% pada tahun 2021 diikuti dengan kenaikan ekspor Indonesia ke Swedia sebesar 40%. Pada tahun 2023, Indonesia akan menjadi Ketua ASEAN dan pada saat yang bersamaan Swedia akan menjabat presidensi Uni Eropa.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Bertemu Prabowo, Presiden...
Bertemu Prabowo, Presiden Jerman Singgung Deklarasi Jakarta Tahun 2012
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Pertemuan Prabowo dengan...
Pertemuan Prabowo dengan Steinmeier Perkuat 75 Tahun Diplomatik Indonesia-Jerman
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral Indonesia–Jerman
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Rekomendasi
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Berita Terkini
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved