Ganjar Pamer Program 5Ng, Angka Stunting di Jateng Paling Rendah se-Nasional
Senin, 28 Maret 2022 - 18:03 WIB
loading...
A
A
A
Menyinggung permasalahan stunting nasional, Ganjar menjelaskan, Provinsi Jateng sempat tinggi kasusnya, dikarenakan ganasnya virus Covid-19 varian Delta.
"Kemarin ada yang tanya, kenapa ya angka kematian ibu di Jawa Tengah meningkat? Bukan karena ibunya, ibunya kena Covid dan Covidnya itu Delta kemarin yang memang sangar betul," kata Ganjar.
Menjawab persoalan itu, Ganjar menuturkan, pihaknya telah berupaya menurunkan kasus stunting di Jateng melalui program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng (5Ng). Hasilnya, angka stunting di Jateng terjun bebas.
Program 5Ng merupakan kegiatan sistematis dan terpadu untuk mengurangi Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), dengan memantau pelayanan kesehatan yang optimal.
Berdasarkan data dari BKKBN, diketahui saat ini angka kasus stunting di Provinsi Jawa Tengah, paling rendah dalam skala nasional yakni 20 persen.
"Kita coba antisipasi agar ibunya sehat anaknya lahir sehat. Kalau itu bisa disiapkan dengan data yang baik per harian dari yang dihasilkan kawan-kawan hasil summit ini, nanti kita harapkan kita punya sistem. Itu menurut saya menjadi penting," tutur Ganjar.
"Kemarin ada yang tanya, kenapa ya angka kematian ibu di Jawa Tengah meningkat? Bukan karena ibunya, ibunya kena Covid dan Covidnya itu Delta kemarin yang memang sangar betul," kata Ganjar.
Menjawab persoalan itu, Ganjar menuturkan, pihaknya telah berupaya menurunkan kasus stunting di Jateng melalui program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng (5Ng). Hasilnya, angka stunting di Jateng terjun bebas.
Program 5Ng merupakan kegiatan sistematis dan terpadu untuk mengurangi Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), dengan memantau pelayanan kesehatan yang optimal.
Berdasarkan data dari BKKBN, diketahui saat ini angka kasus stunting di Provinsi Jawa Tengah, paling rendah dalam skala nasional yakni 20 persen.
"Kita coba antisipasi agar ibunya sehat anaknya lahir sehat. Kalau itu bisa disiapkan dengan data yang baik per harian dari yang dihasilkan kawan-kawan hasil summit ini, nanti kita harapkan kita punya sistem. Itu menurut saya menjadi penting," tutur Ganjar.
Lihat Juga :