Kontingen Jawa Timur Juara Umum Kejurnas IV Pagar Nusa NU
Senin, 28 Maret 2022 - 09:43 WIB
loading...
A
A
A
Dalam Kejurnas sesi tanding ini, Kontingen Jawa Timur berhasil meraih juara umum pertama setelah memenangkan 38 emas, 5 perak, dan 8 perunggu. Juara umum kedua diraih oleh Kontingen Jawa Tengah setelah membawa 15 emas, 16 perak, dan 14 perunggu. Sedangkan juara umum ketiga ditempati oleh Kontingen DKI Jakarta dengan raihan 7 emas, enam perak, dan 3 perunggu.
Baca juga: Gibran Berharap Kejurnas Pagar Nusa Lahirkan Pendekar Tangguh
Dalam acara penutupan ini, ratusan atlet Pagar Nusa juga mendengarkan tausiyah dari Katib Aam PBNU KH Ahmad Said Asrori. Dia menjelaskan, pencak silat sebenarnya telah ditanamkan oleh Rasulullah SAW kepada para sahabat, tabiin, ulama, dan sampai kepada Jamiyah NU. Kemudian, NU melahirkan anak yang bernama Pagar Nusa.
"Maka, Pagar Nusa adalah anak kandung Jamiyah Nahdlatul Ulama dalam bidang pencak silat. Ini yang harus kita pegang bersama-sama," ujar Kiai Said Asrori.
Menurut dia, dalam Kejurnas dan Festival IV Pagar Nusa ini para atlet telah menunjukkan gerakan-gerakan lahiriyah, seperti gerakan halus dan gerakan yang khas. Menurut dia, gerakan-gerakan seperti itu juga harus berpengaruh terhadap gerakan hati.
"Tapi, tentu semuanya di dalam rangka memperjuangkan ahlussunnah wal jamaah, dalam rangka memperjuangkan Islam rahmatan lil alamin, dalam rangka menjaga keberlangsungan NU. Ini yang harus kita pegang untuk ktia semua," kata Kiai Said Asrori.
Baca juga: Gibran Berharap Kejurnas Pagar Nusa Lahirkan Pendekar Tangguh
Dalam acara penutupan ini, ratusan atlet Pagar Nusa juga mendengarkan tausiyah dari Katib Aam PBNU KH Ahmad Said Asrori. Dia menjelaskan, pencak silat sebenarnya telah ditanamkan oleh Rasulullah SAW kepada para sahabat, tabiin, ulama, dan sampai kepada Jamiyah NU. Kemudian, NU melahirkan anak yang bernama Pagar Nusa.
"Maka, Pagar Nusa adalah anak kandung Jamiyah Nahdlatul Ulama dalam bidang pencak silat. Ini yang harus kita pegang bersama-sama," ujar Kiai Said Asrori.
Menurut dia, dalam Kejurnas dan Festival IV Pagar Nusa ini para atlet telah menunjukkan gerakan-gerakan lahiriyah, seperti gerakan halus dan gerakan yang khas. Menurut dia, gerakan-gerakan seperti itu juga harus berpengaruh terhadap gerakan hati.
"Tapi, tentu semuanya di dalam rangka memperjuangkan ahlussunnah wal jamaah, dalam rangka memperjuangkan Islam rahmatan lil alamin, dalam rangka menjaga keberlangsungan NU. Ini yang harus kita pegang untuk ktia semua," kata Kiai Said Asrori.
(abd)
Lihat Juga :