Dahsyat! Srikandi Kopassus Ini Taklukkan Musuh meski Kaki Bengkak Parah
Sabtu, 26 Maret 2022 - 13:45 WIB
loading...
A
A
A
Apakah Okta menyerah?
Di tengah deraan sakit nan hebat itu, para pelatih dan koordinator yang semuanya prajurit Kopassus menguatkan hati sang srikandi bermental baja ini. Seluruh tim menyemangati bahwa Okta pasti bisa.
Jargon Kopassus: Berani, Benar, Berhasil pun digelorakan untuk memberikan dukungan moral. Tak ayal, semua motivasi itu melecut hati Okta untuk tidak menyerah. Betul saja, keesokan harinya dia tetap melangkah gagah berani ke medan laga.
Dengan kaki dibebat dan disemprot cairan penahan sakit, Okta membulatkan hati, meyakinkan diri untuk tampil di babak final alias pertandingan pamungkas. Baginya, hanya satu tekad di hari itu yakni menang dan mengantarkan Kopassus menjadi juara umum.
Dahsyat! Ledakan tekad baja dan semangat pantang menyerah prajurit Komando terbukti membawa hasil gilang-gemilang. Dalam kondisi menahan rasa sakit di kaki, Okta tampil brilian dan mewujudkan mimpinya.
“Tidak ada rasa sakit terbayang di wajahnya. Menit demi menit berlalu sampai akhirnya wasit memberikan tanda pertandingan berakhir dengan Okta sebagai juara untuk kelas 55 kg putri,” ucap Kopassus.
Di tengah deraan sakit nan hebat itu, para pelatih dan koordinator yang semuanya prajurit Kopassus menguatkan hati sang srikandi bermental baja ini. Seluruh tim menyemangati bahwa Okta pasti bisa.
Jargon Kopassus: Berani, Benar, Berhasil pun digelorakan untuk memberikan dukungan moral. Tak ayal, semua motivasi itu melecut hati Okta untuk tidak menyerah. Betul saja, keesokan harinya dia tetap melangkah gagah berani ke medan laga.
Dengan kaki dibebat dan disemprot cairan penahan sakit, Okta membulatkan hati, meyakinkan diri untuk tampil di babak final alias pertandingan pamungkas. Baginya, hanya satu tekad di hari itu yakni menang dan mengantarkan Kopassus menjadi juara umum.
Dahsyat! Ledakan tekad baja dan semangat pantang menyerah prajurit Komando terbukti membawa hasil gilang-gemilang. Dalam kondisi menahan rasa sakit di kaki, Okta tampil brilian dan mewujudkan mimpinya.
“Tidak ada rasa sakit terbayang di wajahnya. Menit demi menit berlalu sampai akhirnya wasit memberikan tanda pertandingan berakhir dengan Okta sebagai juara untuk kelas 55 kg putri,” ucap Kopassus.
Lihat Juga :