Dahsyat! Srikandi Kopassus Ini Taklukkan Musuh meski Kaki Bengkak Parah
Sabtu, 26 Maret 2022 - 13:45 WIB
loading...
Srikandi Kopassus Serda Dwi Oktaviani (kiri) saat bertanding di laga final Kejuaraan Yongmoodo KSAD Cup pada 2017 lalu. Okta meraih medali emas dan mengantar Kopassus sebagai juara umum lomba tahunan tersebut. Foto/Pen Kopassus
A
A
A
JAKARTA - Tidak ada kata menyerah. Semangat membara itu berkobar di dada Serda (K) Dwi Oktaviani . Di tengah rasa sakit dan perih teramat sangat akibat cedera parah di kaki, prajurit perempuan Komando Pasukan Khusus alias Kopassus ini tetap berangkat ke medan laga dan akhirnya sukses menghancurkan lawan.
Kisah ini terjadi kala Okta masih berpangkat sersan satu alias sertu. Untuk diketahui, Okta merupakan salah satu Srikandi Kopassus sekaligus atlet bela diri karate dan yomoongdo. Sederet prestasi diraih Kowad Baret Merah ini. Baca juga: 6 Jenderal Kopassus Jabat Pangdam, Nomor 5 Tumpas Teroris MIT dan Pimpin Pasukan Elite 3 Matra
Pada 2017, Sertu Okta menjalani latihan super keras untuk tampil di Kejurnas Bela Diri Militer Yongmoodo KSAD Cup ke-7. Selama tiga bulan dia berlatih intensif agar siap tanding. Pada waktu itu, jika Kopassus ingin menjadi juara umum, pertandingan Okta lah yang akan jadi penentu.
Sayang, saat semifinal dia mengalami cedera yang membuat pergelangan kakinya membengkak besar. Cedera parah itu menjadikan dia sulit melangkah, apalagi menendang.
“Malam itu Okta menangis, kesal bercampur rasa sakit. Tim dokter menyatakan dia tidak dapat bertanding keesokan harinya (laga final),” tulis buku ‘Kopassus untuk Indonesia: Profesionalisme Prajurit Kopassus’ karya Iwan Santosa dan EA Natanegara dikutip, Sabtu (26/3/2022).
Kisah ini terjadi kala Okta masih berpangkat sersan satu alias sertu. Untuk diketahui, Okta merupakan salah satu Srikandi Kopassus sekaligus atlet bela diri karate dan yomoongdo. Sederet prestasi diraih Kowad Baret Merah ini. Baca juga: 6 Jenderal Kopassus Jabat Pangdam, Nomor 5 Tumpas Teroris MIT dan Pimpin Pasukan Elite 3 Matra
Pada 2017, Sertu Okta menjalani latihan super keras untuk tampil di Kejurnas Bela Diri Militer Yongmoodo KSAD Cup ke-7. Selama tiga bulan dia berlatih intensif agar siap tanding. Pada waktu itu, jika Kopassus ingin menjadi juara umum, pertandingan Okta lah yang akan jadi penentu.
Sayang, saat semifinal dia mengalami cedera yang membuat pergelangan kakinya membengkak besar. Cedera parah itu menjadikan dia sulit melangkah, apalagi menendang.
“Malam itu Okta menangis, kesal bercampur rasa sakit. Tim dokter menyatakan dia tidak dapat bertanding keesokan harinya (laga final),” tulis buku ‘Kopassus untuk Indonesia: Profesionalisme Prajurit Kopassus’ karya Iwan Santosa dan EA Natanegara dikutip, Sabtu (26/3/2022).
Lihat Juga :