Waketum Perindo Ferry Kurnia Sebut E-Voting Butuh Persiapan Matang

Sabtu, 26 Maret 2022 - 11:51 WIB
loading...
Waketum Perindo Ferry...
Waketum Partai Perindo, Ferry Kurnia Rizkiyansyah menyebutkan pelaksanaan Pemilu 2024 dengan menggunakan sistem e-voting tidak bisa dilakukan secara dadakan dan terburu-buru. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Ferry Kurnia Rizkiyansyah menyebutkan pelaksanaan Pemilu 2024 dengan menggunakan sistem e-voting tidak bisa dilakukan secara dadakan dan terburu-buru.

Hal tersebut dia sampaikan saat ditemui usai pertemuan antara Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo dengan sejumlah tokoh Juru Bicara Nasional (Jubnas) Partai Perindo di Kantor DPP Partai Perindo, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (25/3/2022) malam. Baca juga: Wacana E-Voting Mencuat, Waketum Perindo: Matangkan Saja Dahulu E-Rekapitulasi

'Syarat e-voting pertama tidak melanggar asas umum langsung bebas rahasia jujur adil, yang kedua daerah yang menerapkan e-voting itu harus sudah siap dari sisi teknologi, pembiayaan, SDM, dan perangkat lunaknya, dan ini bagian dari kumulatif yang ada," ujar Ferry.

Dia menyebutkan apabila hal mendasar tersebut belum siap maka sebaiknya wacana e-voting dalam Pemilu 2024 jangan dipaksakan. Ferry mendorong pemerintah dan penyelenggara Pemilu memperkuat pelaksanaan e-rekap.

"Pertanyaan mendasar di mana sisi manipulasi yang ada atau sisi kebaikan yang ada dalam proses pemilihan umum agar Pemilu lebih cepat. Dengan proses e-rekap saya pikir itu penting untuk dikuatkan," kata Ferry.

Lebih lanjut ia mengungkapkan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) itu secara sosiologis masyarakat itu sangat menarik karena masyarakat berbondong-bondong ke sana dengan menunjukkan keriangannya.

"Yang harus diperbaiki itu proses mekanisme dari TPS ke tingkat atasnya, untuk itu dibutuhkan digital Pemilu melalui mekanisme e-rekap. Saya pikir itu yang harus dikuatkan terlebih dahulu," jelasnya.

Ferry menyebutkan apabila kepercayaan publik meningkat, ketika teknologi mendukung, ketika syarat kumulatif ada, baru pemerintah bisa merencanakan pelaksanaan e-voting.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate mengusulkan pemungutan suara pada Pemilu 2024 diselenggarakan melalui internet atau e-voting karena lebih efektif dan efisien. Menurutnya, pemungutan suara melalui e-voting sangat mungkin dilakukan karena banyak negara yang sudah menerapkan cara tersebut.

“Pengadopsian teknologi digital dalam Pemilu memiliki manfaat untuk mewujudkan efektivitas dan efisiensi dalam proses kontestasi politik, baik dalam tahapan pemilih, verifikasi identitas pemilih, pemungutan suara, penghitungan suara hingga transmisi dan tabulasi hasil Pemilu,” kata Johnny, dalam keterangan tertulisnya kepada awak media, Rabu (23/3/2022).

Dia mencontohkan negara yang sudah menggunakan internet untuk pemungutan suara Pemilu yaitu negara Baltik di Eropa Utara, yakni Estonia. Negara tersebut kata Jhonny merupakan negara terdepan di dunia yang berhasil mengadopsi pemungutan suara secara digital.

“Melalui pemungutan suara online yang bebas, adil dan aman, serta melalui sistem e-vote atau internet voting, Estonia telah melaksanakannya sejak tahun 2005,” kata Jhonny. Baca juga: Lantik Dr Ferry Kurnia Rizkiyansyah Jadi Waketum, HT: 2024, Partai Perindo Harus Jadi Partai Besar

“Mereka telah memiliki sistem pemilihan umum digital di tingkat kota, negara dan di tingkat Uni Eropa yang telah digunakan oleh 46,7 persen penduduk. Jadi bukan baru, termasuk KPU ini sudah lama juga menyiapkannya," imbuh Jhonny.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Tama Langkun Dukung...
Tama Langkun Dukung Penegakan Hukum di BGN, Minta MBG Tetap Fokus untuk Rakyat
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Perindo Sultra Bagi-bagi...
Perindo Sultra Bagi-bagi 500 Kupon BBM Pertamax Gratis untuk Ojol dan Warga Kendari
Rekomendasi
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
FIFA Putar Balik Aturan...
FIFA Putar Balik Aturan Aneh usai Insiden Konferensi Pers Hakimi dan Vinicius di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Infografis
Mantan Panglima Militer...
Mantan Panglima Militer Israel Sebut Netanyahu Musuh Zionis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved