Fadli Zon dan Putu Rudana Gaungkan Budaya Indonesia ke Penjuru Dunia
Rabu, 23 Maret 2022 - 23:15 WIB
loading...
Fadli Zon dan Putu Rudana gaungkan budaya Indonesia ke penjuru dunia. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI) Fadli Zon mengunjungi Museum Rudana di sela-sela Forum IPU (Inter-Parliamentary Union) 144 di Ubud, Bali, pada Rabu, 23 Maret 2022. Dalam kunjungannya, politikus Partai Gerindra ini diberi cendera mata keris Balidari pengurus SNKI Bali.
"Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih kepada sahabat saya, Bli Putu Supadma Rudana yang menyediakan tempat yang luar biasa ini agar kita bisa berjumpa. Museum Rudana, tempat karya-karya hebat para maestro. Jadi, silaturahmi ini dalam rangka karena perkerisan kita sudah menjalankan SNK ini dua windu, pada bulan April. Mudah-mudahan kita bisa melestarikan terus budaya keris ," kata Fadli di Museum Rudana.
Fadli yang juga Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI ini mengaku selalu memberikan cendera mata keris kepada para ketua parlemen maupun delegasi anggota parlemen dari berbagai negara. “Saya kira dulu yang memulai itu mungkin Bung Karno (Presiden Soekarno), ada foto-foto tokoh banyak sekali memberikan keris kepada tokoh-tokoh bangsa lain," kata Fadli.
Baca juga: Keajaiban Kayangan Api, Tempat Semedi Pembuat Keris Majapahit
Menurut Fadli, SNKI saat ini sudah lebih maju karena telah disetujui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai profesi. Saat ini, kata Fadli, SNKI sudah membentuk LSP atau Lembaga Sertifikasi Perkerisan.
“Kita termasuk paling maju, karena bidang seni lain belum memulai. Jadi, temen-temen yang bergerak di perkerisan nanti bisa menjadi profesi. Saya kira di Bali banyak sekali tokoh perkerisan. Mudah-mudahan kita bisa bersinergi untuk kembangkan keris, termasuk keris Bali," ujar mantan Wakil Ketua DPR RI ini.
Ketua Umum Asosiasi Museum Indonesia Putu Supadma Rudana menyebut Fadli Zon selalu menggaungkan kebudayaan Indonesia di berbagai forum internasional, termasuk budaya keris. Bahkan, wisawatan maupun delegasi seluruh dunia diajarkan cara membuka dan mengembalikan keris masuk kembali.
"Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih kepada sahabat saya, Bli Putu Supadma Rudana yang menyediakan tempat yang luar biasa ini agar kita bisa berjumpa. Museum Rudana, tempat karya-karya hebat para maestro. Jadi, silaturahmi ini dalam rangka karena perkerisan kita sudah menjalankan SNK ini dua windu, pada bulan April. Mudah-mudahan kita bisa melestarikan terus budaya keris ," kata Fadli di Museum Rudana.
Fadli yang juga Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI ini mengaku selalu memberikan cendera mata keris kepada para ketua parlemen maupun delegasi anggota parlemen dari berbagai negara. “Saya kira dulu yang memulai itu mungkin Bung Karno (Presiden Soekarno), ada foto-foto tokoh banyak sekali memberikan keris kepada tokoh-tokoh bangsa lain," kata Fadli.
Baca juga: Keajaiban Kayangan Api, Tempat Semedi Pembuat Keris Majapahit
Menurut Fadli, SNKI saat ini sudah lebih maju karena telah disetujui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai profesi. Saat ini, kata Fadli, SNKI sudah membentuk LSP atau Lembaga Sertifikasi Perkerisan.
“Kita termasuk paling maju, karena bidang seni lain belum memulai. Jadi, temen-temen yang bergerak di perkerisan nanti bisa menjadi profesi. Saya kira di Bali banyak sekali tokoh perkerisan. Mudah-mudahan kita bisa bersinergi untuk kembangkan keris, termasuk keris Bali," ujar mantan Wakil Ketua DPR RI ini.
Ketua Umum Asosiasi Museum Indonesia Putu Supadma Rudana menyebut Fadli Zon selalu menggaungkan kebudayaan Indonesia di berbagai forum internasional, termasuk budaya keris. Bahkan, wisawatan maupun delegasi seluruh dunia diajarkan cara membuka dan mengembalikan keris masuk kembali.
Lihat Juga :