Ganjar Ajak Pejabat Nglarisi Parsel UMKM Jateng: Berikan ke Buruh dan Penjaga Toilet
Selasa, 22 Maret 2022 - 21:13 WIB
loading...
Menjelang Ramadan dan lebaran Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengajak jajarannya nglarisi parsel bikinan UMKM.
A
A
A
SEMARANG - Menjelang Ramadan dan lebaran Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak jajarannya nglarisi parsel bikinan UMKM. Ia pun mengajak para pejabat berlomba-lomba menghadiahkan parsel, bukan ke atasan namun pada buruh dan wong cilik yang selama ini membantu organisasi.
Hal ini dikatakan Ganjar saat meluncurkan gerakan penjualan parsel UMKM 2022, di Hotel Gumaya, Selasa (22/3/2022). Menurutnya, gerakan ini berawal dari ikhtiar semasa Pandemi Covid-19, untuk menggerakkan perekonomian para pengusaha kecil yang bergerak di bidang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.
"Mudah-mudahan aksi ini bisa membantu warga dengan keikhlasan tentu saja, bisa meningkatkan sinergi untuk meningkatkan ekonomi kita," ujarnya.
Ia menggarisbawahi, pemberian parsel tetap tidak boleh sebagai bentuk gratifikasi. Oleh karena itu, ia meminta agar parsel diberikan kepada wong cilik. "Ayolah kita punya rezeki kita beli (parsel UMKM). Ngasihnya ada aturannya, saya tak izinkan untuk beri parsel untuk pejabat di atasnya, gak boleh ini gratifikasi. Berikanlah kepada yang butuh. Kasih buruhnya, kasih penjaga sepeda motor kita, yang jaga pintu, jaga toilet, mereka yang bersih-bersih itu siapa yang kasih perhatian," kata Ganjar, dalam sambutannya.
Kepala Dinkopukm Jateng Ema Rachmawati mengatakan, pada penjualan parsel UMKM 2021 jumlahnya mencapai Rp2.014.809.600. Jumlah itu menurutnya, terkumpul dalam kurun dua minggu.
Oleh karena itu, ia yakin dengan persiapan matang, penjualan parsel UMKM tahun ini melebihi nilai tersebut. Nantinya, Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah, akan berkoordinasi dengan Asosiasi Pengusaha Oleh-Oleh (ASPO), sebagai jangkar bagi produk UMKM.
"Nah nanti Pemprov (Jateng) kerja sama dengan ASPO. Nanti makanan yang telah dikurasi kemudian dibeli putus oleh asosiasi. Di kabupaten pun demikian, maka para pengusaha juga bisa menikmati hasil jualannya langsung," ucapnya.
Hal ini dikatakan Ganjar saat meluncurkan gerakan penjualan parsel UMKM 2022, di Hotel Gumaya, Selasa (22/3/2022). Menurutnya, gerakan ini berawal dari ikhtiar semasa Pandemi Covid-19, untuk menggerakkan perekonomian para pengusaha kecil yang bergerak di bidang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.
"Mudah-mudahan aksi ini bisa membantu warga dengan keikhlasan tentu saja, bisa meningkatkan sinergi untuk meningkatkan ekonomi kita," ujarnya.
Ia menggarisbawahi, pemberian parsel tetap tidak boleh sebagai bentuk gratifikasi. Oleh karena itu, ia meminta agar parsel diberikan kepada wong cilik. "Ayolah kita punya rezeki kita beli (parsel UMKM). Ngasihnya ada aturannya, saya tak izinkan untuk beri parsel untuk pejabat di atasnya, gak boleh ini gratifikasi. Berikanlah kepada yang butuh. Kasih buruhnya, kasih penjaga sepeda motor kita, yang jaga pintu, jaga toilet, mereka yang bersih-bersih itu siapa yang kasih perhatian," kata Ganjar, dalam sambutannya.
Kepala Dinkopukm Jateng Ema Rachmawati mengatakan, pada penjualan parsel UMKM 2021 jumlahnya mencapai Rp2.014.809.600. Jumlah itu menurutnya, terkumpul dalam kurun dua minggu.
Oleh karena itu, ia yakin dengan persiapan matang, penjualan parsel UMKM tahun ini melebihi nilai tersebut. Nantinya, Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah, akan berkoordinasi dengan Asosiasi Pengusaha Oleh-Oleh (ASPO), sebagai jangkar bagi produk UMKM.
"Nah nanti Pemprov (Jateng) kerja sama dengan ASPO. Nanti makanan yang telah dikurasi kemudian dibeli putus oleh asosiasi. Di kabupaten pun demikian, maka para pengusaha juga bisa menikmati hasil jualannya langsung," ucapnya.
Lihat Juga :