Persiapan Haji 2022, Kemenag Bentuk Satuan Operasi Armuzna di Indonesia
Senin, 21 Maret 2022 - 14:32 WIB
loading...
Jamaah haji melakukan lempar jumroh di Jamarat, Mina, sebagai bagian dari ibadah haji. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama ( Kemenag ) Nizar meminta adanya perbaruan inovasi layanan haji mulai tahun ini. Salah satunya pembentukan petugas Satuan Operasi Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) saat masih berada di Indonesia.
"Satop Armuzna akan dibentuk di Indonesia sehingga dipersiapkan personel-personel yang akan bertugas di Armuzna dengan tingkat crowded-nya yang tinggi. Personel bisa shift 8 jam selama 3 hari," kata Nizar dalam Rapat Kerja Nasional Program Ditjen PHU di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta seperti dikutip dikutip dari laman Kemenag, Senin (21/3/2022).
Nizar mengakui Mina masih menjadi titik krusial dalam puncak penyelenggaraan haji. Keterbatasan lahan di Mina menyebabkan banyak jamaah haji pulang ke hotel yang dekat dengan jamarat.
Untuk konsumsi jamaah haji, Nizar menyarankan menggunakan makanan siap saji. Tujuannya untuk menghindari basi dan keterlambatan makanan.
"Satop Armuzna akan dibentuk di Indonesia sehingga dipersiapkan personel-personel yang akan bertugas di Armuzna dengan tingkat crowded-nya yang tinggi. Personel bisa shift 8 jam selama 3 hari," kata Nizar dalam Rapat Kerja Nasional Program Ditjen PHU di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta seperti dikutip dikutip dari laman Kemenag, Senin (21/3/2022).
Nizar mengakui Mina masih menjadi titik krusial dalam puncak penyelenggaraan haji. Keterbatasan lahan di Mina menyebabkan banyak jamaah haji pulang ke hotel yang dekat dengan jamarat.
Untuk konsumsi jamaah haji, Nizar menyarankan menggunakan makanan siap saji. Tujuannya untuk menghindari basi dan keterlambatan makanan.
Lihat Juga :